MAKASSAR – Sebanyak empat pejabat eselon II atau pejabat tinggi pratama di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) mengundurkan diri dari jabatannya. Hal ini menyebabkan total 15 posisi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kini berstatus lowong.
Salah satu yang secara terbuka menyampaikan alasan pengunduran dirinya adalah Andi Muhammad Arsjad, yang memilih untuk pensiun dini. Ia mengungkapkan keputusan tersebut diambil karena alasan kesehatan, serta keinginan untuk lebih dekat dengan keluarga dan mengurus usaha pribadi di kampung halamannya, Sidrap.
“Pertimbangannya karena alasan kesehatan, kemudian ingin lebih dekat, berkumpul, meluangkan lebih banyak waktu dengan keluarga, sekaligus sedikit fokus mengurus usaha kecil-kecilan di kampung,” ujar Arsjad beberapa waktu lalu.
Arsjad menegaskan bahwa keputusannya untuk pensiun dini murni merupakan keinginan pribadi, tanpa adanya tekanan atau paksaan dari pihak mana pun.
“Tidak ada unsur lain, termasuk paksaan. Ini murni keinginan pribadi dengan persetujuan keluarga, dan sebenarnya memang sudah lama kami rencanakan,” tambahnya.
Sementara itu, tiga pejabat lainnya yang juga mengundurkan diri tidak memberikan keterangan kepada media. Namun, Plt Kepala BKD Sulsel, Sukarniaty Kondolele, menyatakan bahwa alasan pengunduran diri mereka juga bersifat pribadi.
“Alasan pribadi,” singkatnya, Senin, 28 April 2025.
Menanggapi kekosongan ini, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyebut bahwa pihaknya akan menyusun penempatan pejabat sesuai kompetensi masing-masing. Namun, untuk enam bulan ke depan, belum akan ada pelantikan baru karena masih dalam masa transisi jabatan.
“Sekarang ini enam bulan pertama belum bisa melakukan pelantikan, kecuali ada izin dari Kemendagri. Tapi ini menjadi kesempatan untuk melakukan pemetaan dan penataan ulang kompetensi,” ujar Gubernur Andi Sudirman Maret 2025 lalu.
15 Jabatan Eselon II yang Lowong di Pemprov Sulsel:
-
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD)
-
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD)
-
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)
-
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah
-
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHBun)
-
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan)
-
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra)
-
Kepala Biro Hukum
-
Direktur Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi
-
Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan
-
Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Sulsel
-
Asisten III Bidang Administrasi Setda Sulsel
-
Kepala Dinas Ketahanan Pangan
-
Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan
-
Kepala Dinas UKM dan Koperasi

Tinggalkan Balasan