Makassar – Bupati Maros dua periode, Chaidir Syam, menyatakan komitmennya untuk mengembalikan kejayaan Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Selatan (Sulsel). Hal tersebut ia ungkapkan usai ditetapkan sebagai salah satu formatur calon Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulsel dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) IV PAN Sulsel di Hotel Claro, Jl AP Pettarani, Makassar, Minggu (4/5/2025).
Chaidir menyadari tantangan yang dihadapi PAN Sulsel cukup besar, terutama setelah terjadi penurunan signifikan dalam perolehan kursi DPRD provinsi pada Pemilu 2024. Jika pada Pemilu 2019 PAN berhasil meraih tujuh kursi, kali ini hanya mengamankan empat kursi.
“Tugas ke depan bukan hanya memilih ketua, tetapi juga memperkuat kembali struktur dan daya juang PAN di semua tingkatan. Insyaallah, kepengurusan DPW PAN Sulsel ke depan akan kita hasilkan melalui musyawarah mufakat. Yang utama adalah bagaimana PAN Sulsel bisa kembali meningkatkan perolehan kursi, baik di DPR RI, DPRD provinsi, maupun kabupaten/kota,” ujar Chaidir.
Ia menegaskan bahwa komunikasi antarformatur tetap berjalan baik, termasuk dengan Husniah Talenrang dan Ashabul Kahfi. Chaidir menggambarkan suasana kerja tim formatur sebagai cair dan penuh semangat kebersamaan.
“Kita ini sama-sama kader PAN, komunikasi tetap cair. Tadi pagi kita bersama, hari ini pun juga bersama. Jadi prosesnya Insyaallah berjalan dengan baik dan penuh semangat kebersamaan,” ungkapnya.
Terkait struktur kepengurusan baru, Chaidir mengatakan masih menunggu arahan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN. Ia menegaskan, keputusan akhir tetap akan berada di tangan empat formatur yang telah ditunjuk, yakni dirinya, Ashabul Kahfi, Husniah Talenrang, dan perwakilan DPP PAN, Viva Yoga Mauladi.
“Keputusannya diserahkan ke empat nama yang sudah ditetapkan. Sekarang, Muswil PAN Sulsel ini akan diputuskan secara mufakat,” kata Chaidir.
Rekam Jejak Politik Chaidir Syam
Chaidir Syam bukan sosok baru di tubuh PAN. Ia dikenal sebagai satu-satunya kepala daerah dari PAN di Sulawesi Selatan yang mencatat prestasi gemilang dalam Pemilu dan Pilkada.
Sebagai Ketua DPD PAN Maros, ia berhasil membawa PAN menjadi partai pemenang di daerah tersebut. Pada Pemilu Legislatif 2024, PAN Maros mencatat lonjakan signifikan perolehan kursi dari 6 kursi pada 2019 menjadi 12 kursi. Keberhasilan ini menjadikan PAN sebagai partai mayoritas di DPRD Maros dan mengantarkan kadernya menduduki posisi Ketua DPRD.
Peningkatan signifikan ini sekaligus menandai pergeseran kekuatan politik lokal, menggeser dominasi Partai Golkar yang sebelumnya unggul di Pemilu 2019.
Tak hanya itu, PAN juga berhasil mempertahankan kemenangan di Pilkada Maros selama empat periode berturut-turut sejak 2010. Chaidir sendiri terpilih kembali sebagai Bupati Maros untuk periode 2025–2030, memperkuat posisinya sebagai figur sentral PAN di Sulawesi Selatan.(lim)

Tinggalkan Balasan