MAROS – Lima jabatan sekretaris di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Maros tercatat masih kosong hingga awal Juni 2025.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Maros, Andi Sri Wahyuni AB, mengonfirmasi kekosongan jabatan tersebut mencakup Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Badan Keuangan, Dinas Ketenagakerjaan, dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar).

“Untuk Dinas Sosial, posisi sekretaris kosong karena pejabat sebelumnya, Rachmat Selamet, meninggal dunia saat melaksanakan ibadah haji. Sedangkan di Badan Keuangan, pejabat sebelumnya memilih beralih ke jabatan fungsional,” jelasnya, Rabu (4/6/2025).

Lebih lanjut, ia menyebut kekosongan di tiga OPD lainnya—Perhubungan, Damkar, dan Ketenagakerjaan—merupakan dampak dari pemisahan kelembagaan. Ketiga dinas itu sebelumnya berada dalam satu induk organisasi dan baru-baru ini dimekarkan. Namun, hingga kini posisi sekretaris belum diisi secara definitif.

BKPSDM menyampaikan rencana pengisian jabatan berdasarkan sistem merit melalui tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), tanpa kejelasan waktu.

“Tim Baperjakat akan mengajukan tiga nama kepada pimpinan berdasarkan rekam jejak dan kinerja ASN yang memenuhi syarat,” kata Sri Wahyuni.

Menanggapi situasi tersebut, Bupati Maros, Chaidir Syam, menyatakan telah menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) di masing-masing posisi kosong untuk menjamin jalannya roda birokrasi.(*)