Makassar — Daftar jabatan kosong di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali bertambah. Hingga Rabu, 23 Juli 2025, tercatat sudah 16 jabatan eselon II atau pejabat tinggi pratama yang masih belum terisi.
Terbaru, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Sulsel, Setiawan Aswad, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Posisi yang ditinggalkannya kini dijabat oleh Muh Saleh sebagai Pelaksana Tugas (Plt).
Sebelum Setiawan, empat pejabat eselon II lainnya juga telah mengundurkan diri, yaitu:
-
Salehuddin, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), digantikan oleh Reza Faisal Saleh (Plt).
-
Ashari Fakhsirie Radjamilo, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, digantikan oleh Andi Eka Prasetya (Plt).
-
Junaedi, Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan, digantikan oleh Marwan Mansyur (Plt).
-
Andi Muhammad Arsjad, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang), memilih pensiun dini. Jabatan tersebut kini diisi oleh M Ilyas sebagai Plt.
Selain pengunduran diri dan pensiun, ada juga tiga pejabat yang beralih dari jabatan struktural menjadi pejabat fungsional, yakni:
-
Sukarniaty Kondolele, eks Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD),
-
Hasan Sijaya, eks Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan,
-
Andi Bakti Haruni, eks Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan.
Mereka memilih fokus di jalur fungsional yang sesuai dengan kompetensi masing-masing.
Sebelumnya, sudah ada delapan jabatan eselon II lain yang kosong, di antaranya:
-
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol),
-
Kepala Biro Hukum Setda Sulsel,
-
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Sulsel,
-
Direktur RSKD Dadi,
-
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPH-Bun),
-
Asisten I Bidang Pemerintahan,
-
Asisten III Bidang Administrasi,
-
Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan.
BKD: Proses Pengisian Jabatan Sedang Disiapkan
Plt Kepala BKD Sulsel, Sukarniaty Kondolele, menyampaikan bahwa Pemprov Sulsel saat ini tengah mempersiapkan proses pengisian seluruh jabatan kosong tersebut.
“Sementara dipersiapkan untuk pengisian jabatan lowong pejabat tinggi pratama,” ujar Sukarniaty, Rabu (23/7/2025).
Ia menjelaskan, terdapat dua mekanisme yang bisa digunakan dalam proses ini, yaitu:
-
Job Fit, yakni penilaian kesesuaian antara kompetensi, pengalaman, dan karakteristik ASN dengan tuntutan jabatan tertentu. Metode ini biasanya digunakan untuk rotasi internal dan percepatan pengisian jabatan.
-
Seleksi Terbuka (Selter), yaitu pembukaan jabatan secara umum kepada ASN dari seluruh instansi pemerintah yang memenuhi syarat, bukan terbatas pada ASN di Pemprov Sulsel saja.
Daftar 16 Jabatan Lowong di Pemprov Sulsel:
-
Kepala Bappelitbangda Sulsel
-
Kepala BKD Sulsel
-
Kepala BKAD Sulsel
-
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulsel
-
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel
-
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Sulsel
-
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel
-
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPH-Bun)
-
Kepala Kesbangpol Sulsel
-
Kepala Biro Hukum Setda Sulsel
-
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Sulsel
-
Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Sulsel
-
Direktur RSKD Dadi
-
Asisten III Bidang Administrasi Setda Sulsel
-
Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Sulsel
-
Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan

Tinggalkan Balasan