BULUKUMBA – Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, mengukuhkan pengurus Karang Taruna Panrita Lopi Kabupaten Bulukumba masa bakti 2025-2030.
Acara yang digelar di Ballroom Hotel Agri Bulukumba, Kamis (31/7/2025) malam ini, turut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulukumba, Hj. Andi Herfida Muchtar.
Pengukuhan pengurus yang berjumlah lebih dari seratus orang ini dipimpin oleh Syahruni Haris dan dilantik langsung oleh Ketua Karang Taruna Provinsi Sulawesi Selatan, Harmansyah.
Dalam sambutannya, Syahruni Haris mengucapkan terima kasih kepada Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bulukumba atas dukungan penuh terhadap acara ini. Ia juga mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk mencontoh semangat kerja keras dan integritas Bupati Andi Utta, yang berhasil membangun usahanya dari nol.
“Beliau (Andi Utta) tidak langsung sukses seperti ini. Beliau memulai usahanya dari nol. Dengan tekad kerja keras, komitmen, dan kejujuran, akhirnya bisa sukses. Inilah petarung,” ujar Syahruni Haris.
Syahruni Haris, yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bulukumba, berharap kisah sukses Andi Utta dapat menginspirasi ribuan kader Karang Taruna di Bumi Panritalopi.
Ia juga menegaskan pentingnya kontribusi nyata dari Karang Taruna dalam mendukung program strategis pemerintah daerah, seperti koperasi merah putih desa/kelurahan dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak sekolah.
“Kritik itu boleh, tapi jangan memfitnah. Mari mengkritik dengan penuh etika. Mari ajak pemerintah daerah berdialog. Jadi kritiknya konstruktif. Kritik sekaligus menyiapkan solusi,” tegasnya.
Sementara itu, Harmansyah mengapresiasi totalitas Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf yang selalu mendukung Karang Taruna Bulukumba. Ia berharap Karang Taruna Bulukumba dapat menjalin kemitraan yang baik dengan pemerintah daerah, khususnya Dinas Sosial dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Andi Utta berpesan kepada pengurus Karang Taruna yang baru agar tidak “mati suri” setelah pelantikan. Ia meminta mereka untuk proaktif dan menunjukkan eksistensi sebagai pelopor di masyarakat.
“Saya minta jangan diam. Semoga tidak ‘mati suri.’ Sehingga keberadaan Karang Taruna bukan hanya sebatas pelantikan saja, setelah itu tidak ada kabar. Semoga Karang Taruna bisa turut andil dalam upaya mewujudkan masyarakat yang lebih maju dan lebih sejahtera,” kata Andi Utta.
Bupati dua periode ini juga mengajak pengurus untuk mengedukasi masyarakat agar lebih produktif, misalnya dengan menggalakkan tanaman jangka pendek untuk mendukung program MBG yang bahan sayur-mayurnya masih banyak didatangkan dari luar Bulukumba.
Sebagai informasi, kepengurusan Karang Taruna Bulukumba didominasi oleh tokoh-tokoh muda, termasuk beberapa anggota DPRD Kabupaten Bulukumba. Selain itu, sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Bulukumba juga turut mengisi komposisi Majelis Pertimbangan dan Dewan Pakar.(*)

Tinggalkan Balasan