SULSELONLINE.COM – Pasangan Naili Trisal dan Akhmad Syarifuddin (Naili-Ome) resmi dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo untuk periode 2025-2030. Upacara pelantikan dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, di Baruga Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur di Makassar pada pagi ini.

Pelantikan ini menjadi penanda berakhirnya proses panjang Pilkada Palopo 2024. Naili-Ome berhasil memenangkan pemungutan suara ulang (PSU) dengan perolehan 47.349 suara, mengungguli tiga pasangan calon lainnya.

Meskipun sempat digugat oleh salah satu paslon atas dugaan pelanggaran administrasi, Mahkamah Konstitusi menolak gugatan tersebut, memantapkan kemenangan Naili-Ome.

Setelah dilantik, Wakil Wali Kota Akhmad Syarifuddin (Ome) menegaskan bahwa mereka akan segera merealisasikan 25 program prioritas yang telah dijanjikan. Program-program ini dirancang untuk mengejar ketertinggalan Palopo dari daerah lain di Sulawesi Selatan.

Ome juga mengajak seluruh masyarakat Palopo untuk bersatu dan bekerja sama membangun daerah, seraya meminta para pendukung untuk tidak merayakan pelantikan secara berlebihan.

25 Program Prioritas Naili-Ome untuk Palopo Baru

Naili-Ome mengusung visi “Palopo Baru” dengan 25 program prioritas yang akan dijalankan selama lima tahun masa kepemimpinannya. Beberapa program ini mencakup berbagai sektor, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga infrastruktur.

Berikut adalah 25 program prioritas Naili-Ome:

  • Pendidikan dan Ketenagakerjaan:
    • Gratis seragam dan perlengkapan sekolah bagi siswa baru SD hingga SMP.
    • Training gratis bagi calon pelaut dengan jaminan kerja untuk yang berprestasi.
    • Pengangkatan tenaga honorer secara bertahap menjadi PPPK.
    • Revitalisasi Balai Latihan Kerja serta pelatihan dan pemanduan bakat pemuda.
  • Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial:
    • Tambahan penghasilan pegawai (TPP) akan dinaikkan setiap tahun.
    • Subsidi air minum bagi warga tidak mampu.
    • Kredit usaha khusus perempuan.
    • Bebas Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk rumah tinggal pensiunan PNS dan purnawirawan TNI/Polri.
    • Program 10 UMKM Go Internasional.
  • Infrastruktur dan Lingkungan:
    • Setiap kecamatan akan memiliki satu ruang terbuka publik.
    • Pembangunan stasiun solar terapung untuk nelayan.
    • Angkutan kota yang nyaman dan aman.
    • Kolam retensi anti banjir, normalisasi sungai, dan perbaikan drainase.
    • Satu kelurahan Rp 1 miliar untuk pembangunan infrastruktur lokal.
  • Kesehatan, Hukum, dan Tata Kelola:
    • Pembangunan rumah sakit jiwa, rehabilitasi narkoba, serta rumah sakit ibu dan anak.
    • Bantuan hukum untuk warga rentan.
    • Peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) hingga dua kali lipat.
    • Pembangunan zona integritas, wilayah bebas korupsi, dan birokrasi bersih.
  • Budaya dan Pariwisata:
    • Revitalisasi kompleks Istana Kedatuan Luwu.
    • Penataan kampung tematik untuk mendukung wisata berbasis masyarakat.

Ome menyatakan bahwa realisasi program-program ini akan dilakukan secara bertahap, dengan memprioritaskan kebutuhan mendesak masyarakat. Ia menegaskan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada dukungan dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat Palopo.(*)