Makassar – DPRD Kota Makassar merilis data terbaru terkait kerugian akibat pembakaran gedung pada 29 Agustus 2025. Dari hasil inventarisasi, kerugian khusus perabotan dan perangkat elektronik ditaksir mencapai Rp70 miliar.
Sekretaris DPRD Kota Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, mengatakan pendataan dilakukan bersama Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Perhitungan tersebut mencakup peralatan kerja, perlengkapan rapat, hingga perangkat elektronik yang terbakar.
Meski begitu, proses inventarisasi belum sepenuhnya selesai. Rahmat mengakui sejumlah arsip penting sulit diidentifikasi karena ikut terbakar dan belum sempat didigitalisasi.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar menaksir kerugian gedung dan kendaraan mencapai Rp253,4 miliar. Angka ini kemungkinan bertambah setelah memasukkan data tambahan dari Sekretariat DPRD mengenai kerugian mobiler dan elektronik.
Selain kerugian materi, kebakaran juga menimbulkan dampak psikologis. Lima staf dan pejabat DPRD yang sempat terjebak di dalam gedung kini menjalani konseling trauma healing.(*)

Tinggalkan Balasan