MAKASSAR – Film lokal Makassar berjudul Gara-gara CicilanG produksi Young Creative Entertainment siap tayang di layar bioskop mulai 9 November 2025, bertepatan dengan Hari Jadi Kota Makassar.
Sutradara Gara-gara CicilanG, Surya Darmawan, mengatakan film ini akan tayang eksklusif di CGV Makassar. Menurutnya, film tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap perkembangan perfilman daerah sekaligus mengangkat isu keseharian masyarakat urban seputar cicilan dan pinjaman.
“Ini menarik untuk dibahas karena selama ini pinjaman sering dikira negatif,” ujar Surya saat ditemui di Balai Kota Makassar, Jl. Jenderal Ahmad Yani, Senin (3/11/2025).
Ia menambahkan, cerita film ini sangat relevan dengan kehidupan masyarakat. “Bagi sebagian orang, pinjaman justru membantu mereka untuk berusaha dan bertahan hidup. Gimiknya, orang kaya bertambah kaya, orang miskin bertambah sengsara,” jelasnya.
Karena hanya tayang di Makassar, Surya mengaku tidak menaruh ekspektasi tinggi terhadap jumlah penonton. Namun, ia berharap masyarakat Makassar dan Sulsel umumnya memberikan dukungan dengan menonton film ini. “Siapa pun yang ingin menonton dan mendukung film lokal, silakan datang ke CGV Makassar,” ajaknya.
Tim produksi dan para pemain Gara-gara CicilanG juga telah bertemu Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Balai Kota. Wali Kota memberikan dukungan penuh dan dijadwalkan hadir dalam gala premier.
“Alhamdulillah, Pak Wali menerima dengan baik dan siap mendukung dengan hadir saat gala premier maupun penayangan reguler. Beliau menilai film ini layak ditonton karena menghibur masyarakat sekaligus mengangkat persoalan cicilan dan utang,” ungkap Surya.
Seluruh pemain film ini merupakan talenta asal Makassar, antara lain Bambang Mosaja, Awal Adrians, Sunita Gulamdin, Adhe MPJ, Memed Sallatu, Deacy Hayer, Rijja Abbas, Diva Pancarani, dan Jhaka Wijaz.
Rijja Abbas, atau Ribas, penyanyi yang dikenal lewat lagu Butiran Debu, untuk pertama kalinya terjun ke dunia akting melalui film ini. Ia menyebut kesempatan bermain di Gara-gara CicilanG menjadi momen pulang kampung yang berkesan.
Sementara itu, Jhaka Wijaz atau Papacu, influencer asal Makassar yang dikenal lewat konten lucunya bersama anaknya, turut berperan sebagai karakter yang terjebak dalam tumpukan cicilan dan terus diburu debt collector.
“Topik cicilan ini dekat dengan semua orang. Di luar sana, pinjaman sering dikonotasikan negatif, padahal bagi sebagian orang justru jadi jalan untuk bertahan hidup,” ujar Papacu. “Film ini menyajikan realitas itu dengan gaya komedi khas Makassar—kocak, jujur, tapi tetap bermakna,” tambahnya.
Sinopsis
Tiara (Diva Pancarani), mahasiswi semester akhir sebuah perguruan tinggi di Makassar, bekerja paruh waktu di cafe untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarganya. Ia terlibat cinta segitiga dengan sahabatnya, Rija (Rijja Abbas), fotografer dengan penghasilan tak menentu, namun bergaya hidup tinggi, dan Jhaka (Jhaka Wijaz), barista berpenghasilan pas pasan yang punya banyak cicilan.(*)

Tinggalkan Balasan