MAKASSAR – Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan memasang target ambisius bagi Sulawesi Selatan pada Pemilu 2029. Partai berlambang banteng itu ingin mengembalikan sekaligus menambah perolehan kursi yang sempat menurun pada pemilu terakhir.

Tren perolehan kursi PDIP di DPRD Sulsel dalam tiga pemilu terakhir menunjukkan fluktuasi. Pada Pemilu 2014, partai ini hanya mengantongi lima kursi. Performa meningkat pada Pemilu 2019 dengan capaian delapan kursi melalui 380.029 suara. Namun, pada Pemilu 2024, dukungan publik merosot menjadi 326.328 suara yang hanya dikonversi menjadi enam kursi.

Mantan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto, menanggapi arahan Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, yang meminta konsolidasi total demi mengerek kembali kursi Sulsel menjadi delapan bahkan ditargetkan naik menjadi sembilan.

Menurut Danny, kekuatan inti sebuah partai tetap bertumpu pada suara rakyat yang bertransformasi menjadi kursi legislatif. Ia menegaskan bahwa peningkatan suara wajib dibarengi kerja politik yang lebih substantif.

“Partai politik itu unggul kalau mendapat kepercayaan voters, dan suara itu akhirnya menjadi kursi,” ujarnya usai Konferensi Daerah dan Konferensi Cabang PDIP Sulsel di Hotel Claro, Makassar, Senin (24/11/2025). “Kalau partai ingin lebih unggul, kursinya juga harus meningkat.”

Danny resmi bergabung ke PDIP pada Rakerda III PDIP Sulsel, 28 Agustus 2024, sekitar tiga bulan sebelum Pilgub Sulsel. Bergabungnya Danny ketika itu turut disaksikan Ketua DPP Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun.

Menjawab pertanyaan terkait target perolehan kursi pada Pemilu 2029, Danny menyebut bahwa seluruh kader memiliki kewajiban yang sama untuk mencapai tujuan tersebut. “Apalagi kursi yang ditugasi di situ,” ujarnya.

Ia turut menguraikan strategi yang menurutnya efektif dalam perebutan suara legislatif. Pendekatan langsung kepada masyarakat, penguatan narasi publik, dan komunikasi politik yang menyentuh sisi emosional pemilih menjadi fokus.

“Kalau semua turun ke bawah, sentuh hati, hadirkan konten-konten yang relevan, saya yakin ada penambahan kursi,” katanya.

Sebelumnya, Hasto Kristiyanto mengingatkan bahwa Sulsel harus mengembalikan capaian delapan kursi seperti 2019, bahkan menembus sembilan kursi pada Pemilu 2029. Didampingi Ketua DPD PDIP Sulsel, Ridwan Andi Wittiri, Hasto menyampaikan bahwa setiap DPD dan DPC akan menetapkan target konkret sebagai dasar konsolidasi.

Ia menegaskan bahwa mesin partai harus bergerak serentak, fokus pada pemecahan persoalan rakyat, bukan semata-mata mengejar elektoral.

“Elektoral itu dampak. Yang diutamakan adalah pergerakan kerakyatan dan penyelesaian masalah rakyat,” tegas Hasto. “Itu yang harus ditargetkan sejak sekarang agar kepercayaan publik kembali tumbuh.”(*)