Takalar – Seorang nelayan berinisial IR (37) asal Kabupaten Takalar tewas tersambar petir saat memancing di perairan Pulau Kodingareng, Kecamatan Sangkarrang, Kota Makassar. Petir menyambar perahu yang ditumpanginya pada Rabu (3/12) sekitar pukul 17.45 Wita.

Saat itu, IR dan rekannya SA (45) sedang memancing ketika cuaca tiba-tiba berubah ekstrem.

“2 nelayan IR dan SA sedang melakukan aktivitas memancing di sekitar perairan Pulau Kodingareng. Saat itu, cuaca mulai menunjukkan tanda-tanda buruk. Langit menghitam dan suara petir terdengar dengan intensitas tinggi, sehingga keduanya memutuskan untuk menepi ke pulau demi keselamatan,” kata Kasubsi Penmas Polres Pelabuhan Aipda Adil.

Belum sempat mencapai daratan, petir menyambar perahu. IR tewas seketika, sementara SA pingsan akibat sambaran tersebut.

“Setelah beberapa waktu, SA selamat tersadar dalam kondisi luka parah. Dengan sisa tenaga yang ada, ia berusaha mengarahkan perahu menuju daratan Pulau Kodingareng,” ujarnya.

Perahu berhasil tiba di tepi pulau sekitar pukul 18.00 Wita. Warga segera memberikan pertolongan. SA dilarikan ke puskesmas, sementara jenazah IR disemayamkan sementara di rumah warga.

Adil menyebut Bhabinkamtibmas Pulau Kodingareng telah berkoordinasi dengan Polsek Galesong Selatan untuk penanganan lanjutan, termasuk identifikasi dan pendampingan keluarga.

“Kami mengimbau kepada seluruh nelayan dan masyarakat pesisir untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut, khususnya di musim dengan intensitas petir dan hujan tinggi,” pungkasnya.(*)