SULSELONLINE.COM – Pelantikan pejabat, termasuk kepala sekolah (Kepsek) se-Sulawesi Selatan (Sulsel), ditargetkan rampung sebelum Ramadan 2026. Saat ini, proses pengisian jabatan tersebut masih dalam tahap penggodokan oleh Tim Pertimbangan Seleksi Calon Kepala Sekolah.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel sekaligus anggota Tim Pertimbangan Seleksi Calon Kepsek se-Sulsel, Erwin Sodding, menyampaikan bahwa pembahasan masih terus dilakukan untuk memastikan penunjukan pejabat berjalan secara objektif.
Menurut Erwin, proses penggodokan dilakukan secara teliti karena jumlah calon yang tersedia jauh lebih banyak dibandingkan jabatan kepala sekolah yang akan diisi.
“Maksudnya begini, keterisian rumah yang tersedia dengan stok orang yang mau masuk rumah itu banyak sekali. Kita harus memastikan betul-betul penjaringan orang-orang yang akan kita dudukkan itu sudah tidak mencederai norma-norma yang ada,” kata Erwin kepada Herald Sulsel usai pelantikan pejabat tinggi Pemprov Sulsel, Senin, 19 Januari 2026.
Ia menargetkan pengisian jabatan kepala sekolah tersebut dapat diselesaikan sebelum memasuki bulan suci Ramadan yang diperkirakan jatuh pada Februari 2026.
“Kami upayakan mudah-mudahan sebelum puasa,” tutupnya.
Sebelumnya, sebanyak 800 guru telah mendaftarkan diri melalui aplikasi KSPS (Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah). Calon kepala sekolah diwajibkan memenuhi dua syarat utama, yakni berstatus sebagai guru penggerak dan memiliki sertifikat.
Dari total 800 guru yang mendaftar, hanya 400 calon kepala sekolah yang mengumpulkan berkas. Selanjutnya, sebanyak 195 calon dinyatakan lolos seleksi administrasi. Dari jumlah tersebut, hanya 112 orang yang akan mengisi jabatan kepala sekolah di Sulsel.(*)

Tinggalkan Balasan