SULSELONLINE.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai angin kencang di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan.
Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar, Rizky Yuda, menjelaskan bahwa kondisi cuaca saat ini terpantau cukup dinamis, terutama di wilayah pesisir barat Sulawesi Selatan.
“Saat ini memang terpantau di wilayah pesisir barat, mulai dari Makassar, kemudian Takalar dan Gowa, bergerak menuju Maros hingga Pangkep. Ada potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai angin kencang,” ujar Rizky, Rabu (21/1/2026).
Menurutnya, potensi hujan dan angin kencang tersebut diperkirakan masih akan berlangsung hingga Kamis (22/1/2026). Sementara pada Jumat (23/1/2026), intensitas hujan mulai berkurang, meski potensi angin kencang masih tetap perlu diwaspadai.
“Untuk besok masih ada potensi. Kemudian tanggal 23 sudah mulai berkurang, tetapi potensi angin kencang masih ada hingga lusa,” jelasnya.
BMKG pun mengimbau masyarakat, khususnya di Kota Makassar dan wilayah pesisir sekitarnya, agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi.
Berdasarkan hasil pengamatan BMKG, kecepatan angin di kantor pengamatan tercatat mencapai 20 knot atau sekitar 40 kilometer per jam. Rizky menambahkan, hembusan angin di wilayah pesisir umumnya lebih kencang dibandingkan kawasan perkotaan.
“Di wilayah pesisir, misalnya di daerah Paotere, angin jauh lebih kencang karena tidak ada penghalang. Sementara di kawasan kota, ada gedung tinggi, pepohonan, dan objek lain yang dapat meredam kecepatan angin,” terangnya.
Meski demikian, Rizky menegaskan bahwa kondisi angin saat ini belum dapat dikategorikan sebagai badai.
“Kalau badai itu seperti siklon tropis, seperti yang kemarin pernah terjadi di Aceh. Kondisi sekarang ini masih sebatas angin kencang,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan