SULSELONLINE.COM – Bupati Maros, Chaidir Syam, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah yang digelar di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Rakornas tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan dihadiri seluruh menteri Kabinet Merah Putih.
Chaidir Syam hadir bersama Wakil Bupati Maros Muetazim Mansyur, Ketua DPRD Maros Muh Gemilang Pagessa, Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya, Kepala Kejaksaan Negeri Maros Febriyan, serta Komandan Kodim 1422/Maros Letkol Arm Agung Yuhono.
Chaidir mengatakan Presiden RI mulai memberikan arahan sejak pukul 10.00 WIB kepada seluruh kepala daerah yang hadir dalam Rakornas tersebut.
“Mulai pagi tadi jam 10 bapak presiden langsung memberikan arahan kepada kami, memaparkan program-program Asta Cita Presiden RI serta sejumlah arahan lainnya. Saat ini masih jeda istirahat dan akan dilanjutkan kembali,” ujar Chaidir saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, terdapat beberapa poin utama yang ditekankan Presiden Prabowo dalam Rakornas tersebut. Salah satunya adalah pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mendukung program Asta Cita.
“Bagaimana kita semua saling bersinergi dan mendukung program Asta Cita bapak presiden, seperti program Makan Bergizi Gratis, kampung nelayan, dan Koperasi Merah Putih,” katanya.
Selain itu, Presiden juga menyoroti persoalan penanganan sampah yang harus menjadi perhatian bersama seluruh daerah. Presiden, kata Chaidir, meluncurkan Gerakan Indonesia ASRI yang merupakan akronim dari aman, sehat, resik, dan indah.
“Bapak presiden menekankan bagaimana kita bersama-sama perang terhadap sampah melalui gerakan Indonesia ASRI,” lanjutnya.
Presiden juga memberikan perhatian pada sektor kesehatan dan lingkungan, termasuk program pemeriksaan kesehatan gratis serta upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Chaidir menambahkan, pelaksanaan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Maros hingga kini terus berjalan. Saat ini jumlah SPPG di Maros telah mencapai 36 unit.
“Untuk wilayah terpencil, ada dua SPPG yang sementara dibangun di Tompobulu, serta satu SPPG yang dibangun melalui APBN di Mallawa,” jelasnya.
Rakornas ini menjadi ajang konsolidasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyelaraskan kebijakan nasional dengan pelaksanaan program di tingkat daerah.(*)

Tinggalkan Balasan