SULSELONLINE.COM – Wakil Ketua DPRD Makassar Anwar Faruq mendukung imbauan Pemkot Makassar agar masyarakat tidak menggelar sahur on the road selama Ramadan.

Menurutnya, konvoi kendaraan saat dini hari berisiko memicu kecelakaan karena visibilitas terbatas, mengganggu ketertiban akibat suara knalpot dan pengeras suara, serta berpotensi menimbulkan gesekan antar kelompok.

Ia menilai kegiatan tersebut kerap melibatkan pengendara usia muda yang kurang memperhatikan keselamatan, seperti penggunaan helm dan kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, sehingga membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain. Anwar juga mengingatkan Pasal 503 KUHP yang mengatur sanksi bagi pihak yang menimbulkan keributan hingga mengganggu ketenteraman malam hari.

Menurut legislator PKS itu, sahur sebaiknya dilakukan di rumah bersama keluarga sembari meningkatkan kualitas ibadah. Ia juga meminta lomba-lomba tengah malam ditiadakan agar masyarakat lebih fokus menjalankan ibadah Ramadan.

Senada, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (Appi) mengimbau masyarakat tidak melakukan konvoi atau sahur on the road demi menjaga ketertiban, keselamatan, dan kekhusyukan ibadah. Ia mengajak warga memanfaatkan waktu sahur untuk beribadah, seperti salat Subuh dan mengaji.

Appi juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor—mulai dari RT/RW, lurah, camat, Satpol PP, hingga TNI-Polri—untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama Ramadan.

Menurutnya, meningkatnya aktivitas masyarakat pada malam hari perlu diantisipasi secara terukur dan humanis agar suasana kota tetap aman, nyaman, dan kondusif.(*)