SULSELONLINE.COM – Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menyiapkan anggaran Rp23,7 miliar untuk penanganan jalan pada 2026. Dana tersebut merupakan alokasi fisik Bina Marga, termasuk Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp9,5 miliar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pangkep, Andi Irwan, menjelaskan anggaran itu akan digunakan untuk pemeliharaan dan perbaikan sejumlah ruas prioritas, termasuk ruas Ujungloe–Matojeng yang dikeluhkan warga.
Namun, total kebutuhan anggaran untuk menuntaskan seluruh kerusakan jalan di Pangkep jauh lebih besar. Hingga Desember 2025, panjang jalan rusak tercatat 385,59 kilometer dengan estimasi kebutuhan dana sekitar Rp578 miliar atau rata-rata Rp1,5 miliar per kilometer.
Keterbatasan anggaran tersebut dipengaruhi kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat. Tahun lalu, DAK sebesar Rp32 miliar tidak cair, sementara pada 2026 terjadi efisiensi anggaran pusat sebesar Rp158 miliar. Kondisi ini membuat penanganan jalan harus dilakukan bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah.
“Strategi yang kami gunakan, kemungkinan tahun ini banyak jalan hanya bisa ditambal,” ujar Andi Irwan.
Meski demikian, beberapa ruas direncanakan mendapat penanganan lebih permanen melalui betonisasi, di antaranya Jalan Matahari dan ruas samping Kantor DPRD Pangkep. Saat ini proyek masih dalam tahap perencanaan dan akan dilanjutkan ke proses lelang, dengan target pekerjaan fisik dimulai Maret–April 2026.
Pemda menegaskan penggunaan anggaran harus melalui prosedur administrasi dan pengawasan ketat. Dengan keterbatasan dana yang tersedia, pemerintah daerah berupaya memaksimalkan hasil perbaikan agar manfaatnya dapat dirasakan merata oleh masyarakat.(*)

Tinggalkan Balasan