SULSELONLINE.COM— Kabupaten Wajo berpeluang memperoleh alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sekitar Rp200 miliar untuk perbaikan sejumlah ruas jalan. Nilai tersebut disebut berpotensi menjadi yang terbesar di Sulawesi Selatan untuk program pembangunan jalan daerah.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras saat menghadiri buka puasa bersama Bupati dan Wakil Bupati Wajo di Sengkang, Senin (9/3/2026). Ia mengatakan Pemkab Wajo telah mengusulkan sejumlah ruas jalan untuk dibiayai melalui program Inpres Jalan Daerah dan pihaknya akan mengawal usulan tersebut di tingkat pusat.

“Kalau dilihat dari anggaran yang ada, Wajo ini terbesar di Sulsel, rata-rata daerah lain di bawah Rp200 miliar,” ujarnya.

Bupati Wajo Andi Rosman berharap dukungan DPR RI agar usulan perbaikan infrastruktur jalan di daerahnya bisa menjadi prioritas pada APBN 2026.

Sementara itu, pembangunan jalan Desa Waetuwo–Desa Tua, Dusun Paung di Kecamatan Majauleng sepanjang 9,7 kilometer dijadwalkan mulai dikerjakan Desember 2025 melalui skema multiyears contract (MYC) dengan perkerasan aspal hot mix. Namun masih ada sekitar 4 kilometer ruas jalan yang membutuhkan kajian teknis tambahan.

Warga setempat menyambut baik proyek tersebut setelah puluhan tahun menunggu akses jalan yang layak dan berharap pembangunan dapat dilanjutkan hingga tersambung ke Dusun Limpua menuju ibu kota Kabupaten Wajo. (*)