SULSELONLINE.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) meluncurkan Program Gowa Berhaji, Gowa Berkah pada Festival Ramadan Hati Damai di Zona A RTH Syekh Yusuf, Rabu (11/3). Program ini bertujuan memberikan kemudahan layanan keuangan syariah, khususnya dalam perencanaan ibadah haji bagi masyarakat.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengatakan pemerintah daerah terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendorong pembangunan daerah, termasuk memperkuat ekonomi masyarakat dan literasi keuangan syariah.
“Masyarakat dapat merencanakan ibadah haji melalui tabungan haji maupun investasi emas di BSI. Bahkan pelaku UMKM juga memiliki kesempatan untuk mempersiapkan keberangkatan haji melalui program ini,” ujarnya.
Ia menyebutkan jumlah calon jemaah haji asal Kabupaten Gowa mencapai 1.451 orang, tertinggi di Sulawesi Selatan, yang menunjukkan tingginya semangat religius masyarakat untuk menunaikan rukun Islam kelima.
“Ini membuktikan masyarakat Gowa memiliki semangat religius yang tinggi. Mari manfaatkan program ini sebagai ikhtiar menuju Baitullah,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menilai Festival Ramadan Hati Damai menjadi salah satu kegiatan yang selalu dinantikan masyarakat. Tenant UMKM yang hadir dinilai semakin modern dan tertata, serta menawarkan beragam kuliner.
“Terima kasih kepada BSI yang terus mendampingi pemerintah daerah dalam membantu pelaku UMKM meningkatkan pendapatan mereka,” jelasnya.
Sementara itu, Deputi Founding Region Makassar BSI, Tengku Chandra Husnadi, mengapresiasi Pemkab Gowa yang menggandeng BSI sebagai mitra dalam menghadirkan layanan bagi calon jemaah haji.
Menurutnya, antusiasme masyarakat Gowa terhadap ibadah haji sangat tinggi, namun saat ini masa tunggu keberangkatan mencapai sekitar 26 tahun.
Berdasarkan data BSI, jumlah waiting list haji melalui BSI di Kabupaten Gowa mencapai 8.155 orang, atau sekitar 34,6 persen dari total 23.561 calon jemaah haji di daerah tersebut.
“Karena itu kami menyambut baik inisiatif Pemkab Gowa menghadirkan program Gowa Berhaji sebagai solusi agar masyarakat dari berbagai usia dapat merencanakan perjalanan ke Baitullah dengan lebih matang,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan bantuan bedah rumah bagi masyarakat miskin ekstrem senilai Rp93,3 juta, dilanjutkan dengan pengundian doorprize umrah dan tabungan emas, serta peninjauan tenant UMKM.
Turut hadir Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gowa serta sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa.(*)

Tinggalkan Balasan