SULSELONLINE.COM – Gubernur Andi Sudirman Sulaiman memulai rehabilitasi daerah irigasi di Soppeng, Bone, dan Wajo melalui program Multiyears Project (MYP) 2026–2027 dengan total anggaran sekitar Rp764 miliar.

Groundbreaking tahap awal dilakukan di Soppeng dengan nilai proyek sekitar Rp77 miliar untuk memulihkan fungsi jaringan irigasi yang telah rusak lebih dari 50 persen. Secara keseluruhan, program ini menargetkan peningkatan layanan irigasi hingga kurang lebih 54.000 hektare lahan pertanian.

Proyek dimulai dari rehabilitasi DI Leworeng, Latenreng, dan Salobunne di Soppeng sebagai bagian dari upaya strategis pemerintah provinsi dalam memperkuat sektor pertanian dan mendukung swasembada pangan.

Menurut Andi Sudirman, perbaikan irigasi tersebut diproyeksikan mampu meningkatkan jangkauan layanan hingga sekitar 3.000 hektare sawah, sekaligus memastikan operasi dan pemeliharaan jaringan berjalan optimal untuk membantu petani.

Paket 2 proyek ini mencakup tiga kabupaten dengan nilai sekitar Rp268,9 miliar dan penanganan 13 daerah irigasi. Rinciannya meliputi sejumlah DI di Bone seperti Unyi, Lanca, Jaling, Salomekko, Waru-Waru, Bengo, Selli Coppobulu, dan Lalengrie; di Soppeng meliputi Latenreng, Salobunne, dan Leworeng; serta di Wajo mencakup Cilellang dan Cenrana.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap proyek ini berjalan lancar dan selesai tepat waktu sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan, khususnya oleh para petani di wilayah terdampak.(*)