SULSELONLINE.COM – Isu “war tiket haji” dalam rapat kerja Kementerian Haji dan Umrah bersama Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Selasa (14/4/2026), ditegaskan bukan soal perebutan tiket, melainkan upaya mencari terobosan untuk memangkas antrean haji yang sangat panjang.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanul Haq, menyebut fokus utama adalah percepatan keberangkatan, terutama bagi lansia, jamaah berisiko tinggi, dan mereka yang memiliki keterbatasan waktu.
Gagasan ini dinilai sebagai salah satu opsi agar jamaah tidak harus menunggu hingga puluhan tahun.
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan wacana tersebut berangkat dari tujuan besar: memperpendek bahkan menghapus antrean haji.
Isu ini juga menjadi respons atas tuntutan publik agar pemerintah mampu menghadirkan sistem yang lebih cepat dan adil.
Selain itu, pemerintah tengah menyiapkan berbagai skenario, termasuk mengantisipasi kemungkinan peningkatan kuota haji di masa depan, sehingga pengelolaan antrean dan tata kelola haji bisa lebih optimal sejak dini.(*)

Tinggalkan Balasan