SULSELONLINE.COM – Menteri Haji dan Umrah, Moch Irfan Yusuf, memastikan kesiapan layanan haji 2026 hampir rampung menjelang keberangkatan kloter pertama. Pemerintah kini memasuki tahap pengecekan akhir guna menjamin ibadah berjalan lancar dan aman.
Dalam konferensi pers di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Irfan menyebut kesiapan layanan telah mendekati 100 persen. Fokus saat ini adalah memastikan seluruh aspek operasional siap sebelum dimulai.
Untuk kenyamanan jemaah, pemerintah menyiapkan 177 hotel dan 51 dapur di Makkah, serta 100 hotel dan 23 dapur di Madinah. Layanan kesehatan juga dipastikan siap, dengan supervisi dari Saudi German Hospital guna menjamin penanganan medis.
Selain itu, seluruh kartu Nusuk telah tiba di Indonesia dan akan dibagikan serta diaktifkan di embarkasi sebagai bagian dari sistem layanan digital haji di Arab Saudi.
Keberangkatan kloter pertama dijadwalkan pada 22 April 2026, sementara pemulangan jemaah dimulai 1 Juni 2026. Sebanyak 16 embarkasi telah disiapkan, termasuk tambahan di Cipondoh dan Yogyakarta.
Di tengah dinamika geopolitik Timur Tengah, pemerintah menegaskan keselamatan jemaah sebagai prioritas utama. Selama tidak ada perubahan kebijakan dari Arab Saudi, keberangkatan akan tetap berjalan sesuai jadwal.
Dengan persiapan yang hampir selesai dan dukungan layanan modern, penyelenggaraan haji 2026 diharapkan berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman.(*)

Tinggalkan Balasan