SULSELONLINE.COM – Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang merespons penunjukannya sebagai Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN usai ditarik ke jajaran pengurus pusat partai. Penugasan tersebut membuat Husniah meninggalkan posisinya sebagai Ketua DPW PAN Sulawesi Selatan.
Husniah mengaku siap menjalankan keputusan partai sebagai bentuk loyalitas kader terhadap amanah organisasi. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan DPP PAN menjadi tanggung jawab baru dengan cakupan kerja yang lebih luas.
“Perintah partai harus saya jalankan. Amanah lebih besar lagi, artinya saya dipercaya untuk mengurus partai lebih luas lagi,” kata Husniah.
Ia menilai pergantian kepemimpinan dalam tubuh partai politik merupakan hal yang lumrah terjadi dalam dinamika organisasi. Menurutnya, perubahan struktur kepengurusan juga menjadi bagian dari proses promosi dan penguatan partai di level yang lebih tinggi.
“Ini biasa dalam organisasi apapun termasuk partai. Ini juga menjadi promosi ke tingkat atas dan jangkauan kerjanya lebih luas,” ujarnya.
Dukungan terhadap formasi baru PAN Sulsel juga datang dari Ketua Harian DPW PAN Sulsel Andi Edy Manaf. Ia menilai penunjukan Husniah sebagai Wasekjen DPP PAN bukan persoalan, melainkan langkah positif bagi partai.
Menurut Edy Manaf, pergeseran posisi dalam politik merupakan hal biasa, terutama dalam rangka menyusun strategi menghadapi pertarungan politik mendatang.
“Ibu Husniah ke DPP bukan sebuah masalah. Ia diberi jabatan sebagai Wasekjen DPP PAN adalah hal baik,” katanya.
Wakil Bupati Bulukumba itu menilai Husniah dibutuhkan di tingkat pusat karena kapasitas serta pemikirannya. Ia berharap keberadaan Husniah di DPP mampu memberikan dampak positif bagi PAN, baik secara nasional maupun di Sulawesi Selatan.
Di sisi lain, Edy Manaf juga menyebut penunjukan Ashabul Kahfi sebagai Pelaksana Tugas Ketua DPW PAN Sulsel merupakan keputusan yang tepat. Menurutnya, Kahfi memiliki pengalaman panjang memimpin PAN Sulsel dan memahami kebutuhan organisasi di daerah.
Ia menilai salah satu tugas penting Kahfi saat ini ialah memperkuat konsolidasi partai hingga tingkat kecamatan. Selain itu, PAN Sulsel juga mulai mempersiapkan relawan untuk menghadapi Pemilu 2029 mendatang.
Sementara itu, Sekretaris DPW PAN Sulsel Andi Syafril Chaidir Syam mengungkapkan alasan DPP PAN menunjuk Ashabul Kahfi memimpin PAN Sulsel. Menurut Chaidir, keputusan tersebut diambil setelah pembahasan internal di tingkat pusat.
DPP PAN menilai Kahfi sebagai figur yang paling memahami kondisi PAN Sulsel, terutama terkait karakter kader dan dinamika partai di daerah.
“Yang paling tahu karakteristik PAN di Sulsel itu Pak Kahfi. Pak Kahfi sudah punya banyak pengalaman dan sudah lama menjadi ketua PAN di Sulsel,” ujar Chaidir.
Karena pertimbangan tersebut, lanjutnya, Kahfi diberi amanah sebagai pelaksana tugas Ketua DPW PAN Sulsel.
“Makanya beliau ditugaskan dulu untuk menjadi pelaksana tugas,” kata Bupati Maros dua periode itu.
Chaidir menjelaskan pergantian kepemimpinan di tubuh DPW PAN Sulsel merupakan bagian dari kebutuhan organisasi partai. Ia juga menyebut DPP PAN memberikan apresiasi terhadap kinerja Sitti Husniah Talenrang selama memimpin PAN Sulsel.
Menurutnya, Husniah dinilai berhasil menjaga soliditas kader dan konsolidasi partai di Sulawesi Selatan.
“DPP melihat Ibu Husniah Talenrang aktif melakukan konsolidasi partai. Karena itu DPP menilai beliau cocok memperkuat jajaran pengurus di tingkat nasional,” ujar Chaidir.
Karena alasan tersebut, DPP PAN kemudian menarik Husniah ke tingkat pusat untuk mengemban jabatan Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN.
Chaidir juga membenarkan bahwa Ashabul Kahfi saat ini merangkap tiga jabatan di PAN, yakni sebagai Plt Ketua PAN Sulsel, Plt Ketua PAN Sulawesi Utara, serta pengurus DPP PAN. Meski demikian, ia menyebut belum ada batas waktu penugasan Kahfi sebagai Ketua PAN Sulsel karena DPP masih akan melakukan monitoring dan evaluasi.
“Di SK penunjukan tidak ada batas waktunya. Nanti DPP PAN yang akan melakukan monitoring dan evaluasi sampai kapan pelaksana tugas ini menjabat,” tegasnya.
Ia memastikan seluruh kader PAN Sulsel tetap solid dan siap menjalankan setiap keputusan partai.(*)

Tinggalkan Balasan