SULSELONLINE.COM — Ajang lari terbesar di Makassar ini mendadak jadi sorotan. Sejumlah peserta mengeluhkan goodie bag yang diterima karena dinilai tidak sesuai ekspektasi dan berbeda dari yang dipromosikan sebelumnya.

Banyak yang menyebut goodie bag tersebut hanya berupa tas polos yang mirip tas belanja minimarket.

Namun panitia punya penjelasan. Menurut Race Director MHM 2026, Safrita Aryana, tahun ini panitia sengaja melibatkan 8 UMKM lokal sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat. Langkah ini diambil agar perputaran uang dari event besar tidak hanya dinikmati vendor luar daerah.

“Jangan salahkan UMKM, ini bagian dari proses pemberdayaan. Mudah-mudahan tahun depan mereka bisa lebih siap,” jelasnya.

Panitia juga mengungkap fakta mengejutkan soal biaya penyelenggaraan:

 

💰 Biaya daftar peserta: Rp600 ribu

💰 Biaya operasional per pelari: hingga Rp2 juta

💰 Registrasi hanya menutup sekitar 20% kebutuhan acara

 

Sementara dana pemerintah disebut digunakan untuk kebutuhan teknis seperti volunteer, marshal, petugas lapangan, konsumsi, dan operasional di lapangan.