SELAYAR – Polres Kepulauan Selayar merilis data sementara korban tenggelamnya KLM Nurul Salsa di perairan barat Pulau Polassi, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Kamis (16/7/2026).

Pendataan dilakukan berdasarkan hasil operasi SAR gabungan yang melibatkan Tim Rescue Pos SAR Selayar, Basarnas Makassar, TNI AL, KRI Marlin-877, KM Harapan Kita, BPBD Selayar, Syahbandar, SROP Selayar, Polair, serta kapal-kapal nelayan yang turut membantu proses pencarian.

Kasi Humas Polres Kepulauan Selayar, Ipda Suardi Alimuddin, mengatakan hingga Kamis sore tercatat sebanyak 46 orang berhasil selamat, satu orang meninggal dunia, dan 27 orang masih dalam pencarian.

“Data ini masih terus diperbarui berdasarkan laporan masyarakat yang kehilangan anggota keluarga atau mengetahui keluarganya ikut dalam pelayaran,” kata Suardi.

Dari total korban selamat, sebanyak 33 orang merupakan penumpang dan tujuh orang merupakan anak buah kapal (ABK). Sementara enam orang lainnya dievakuasi ke Pulau Polassi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Salmawati.

Polisi juga mencatat terdapat 17 orang yang masih hilang dan namanya tercantum dalam manifes kapal. Selain itu, ada 10 orang lainnya yang dilaporkan keluarga belum ditemukan, namun belum masuk dalam daftar manifes.

Sebelumnya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar, Muhammad Arif Anwar, menjelaskan jumlah penumpang awal yang dilaporkan sebanyak 50 orang. Namun, setelah dilakukan verifikasi bersama keluarga korban dan instansi terkait, jumlah penumpang dan awak kapal bertambah menjadi 70 orang.

Menurut Arif, perubahan data tersebut membuat jumlah korban yang masih dicari terus mengalami penyesuaian.

“Kami masih melakukan verifikasi bersama pihak keluarga karena ada tambahan laporan penumpang yang sebelumnya belum terdata. Data korban masih bersifat dinamis,” ujarnya.

KLM Nurul Salsa berangkat dari Pelabuhan Jampea menuju Pelabuhan Benteng, Selayar, pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 05.00 WITA.

Di tengah pelayaran, kapal mengalami kerusakan mesin di perairan barat Pulau Polassi atau sekitar 43 nautical mile dari Pelabuhan Benteng. Kondisi cuaca yang memburuk disertai gelombang tinggi dan angin kencang membuat kapal akhirnya tenggelam.

Sebanyak 41 orang berhasil diselamatkan oleh KM Harapan Kita, sedangkan enam orang lainnya dievakuasi oleh kapal nelayan ke Pulau Polassi.

Operasi pencarian hingga kini masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan dukungan KRI Marlin-877, kapal nelayan, serta unsur TNI AL, Polri, Basarnas, BPBD, Syahbandar, dan instansi terkait lainnya.

Berikut daftar sementara korban berdasarkan data Polres Kepulauan Selayar.

Korban selamat (33 penumpang)

  1. Fildayanti (21)
  2. Abraf (3)
  3. Abrar (5)
  4. Marliana (31)
  5. Wirda (38)
  6. Ismail (36)
  7. Sofyan (48)
  8. Ratang (38)
  9. Andi Ratih (46)
  10. Asfandi (36)
  11. Wail/Nail (17)
  12. Basriadi (45)
  13. Dahlia (27)
  14. Safutra (2)
  15. Igo (27)
  16. Nur Aeda (50)
  17. Halmiati (37)
  18. H. Bahri (70)
  19. Andi Sahril (40)
  20. Agung Akbar (15)
  21. Farhan Ihwani (15)
  22. Rosmaeni (59)
  23. Nail (12)
  24. Alfati (8)
  25. Jinar (20)
  26. Imel Aulia (19)
  27. Nur Aisyah (20)
  28. Elianti Nur (19)
  29. Tasmar (49)
  30. Jumrahwati (41)
  31. Nirdawati (36)
  32. Muh Akip (25)
  33. Akil Akbar (20)

ABK selamat (7 orang)

  1. Arjun (20)
  2. Zikri (19)
  3. Masran (30)
  4. Irfandi (22)
  5. Saldianto (25)
  6. Dani (35)
  7. Marling (36) (juragan kapal)

Korban meninggal dunia

  1. Salmawati

Korban yang dievakuasi ke Pulau Polassi (6 orang)

  1. Junaedi
  2. Muhammad Askar
  3. Salla
  4. Anhar
  5. Nasma
  6. Riswan

Korban masih dicari berdasarkan manifes (17 orang)

  1. Cia
  2. Bau Intang
  3. Sahrul Amin
  4. Madang
  5. Januari
  6. Maridaeng
  7. Umar
  8. Naura
  9. Nurhayati
  10. Asseng
  11. Malida
  12. Hasbi
  13. Hasnani
  14. Isa
  15. Naila
  16. Jusriawati
  17. Arfandi

Daftar sementara korban yang dilaporkan hilang namun belum tercantum dalam manifes (10 orang)

  1. Jaenuddin
  2. Nurmiati
  3. Jasmal
  4. Diska
  5. Musliana
  6. Sitti Amang
  7. Andi Sama
  8. Hasliana
  9. Hasriati
  10. Sri Hardati.