SULSELONLINE.COM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan dana Iran yang dibekukan pemerintah AS akan digunakan untuk membayar kerugian akibat kerusakan kapal, kargo, dan aset terkait pelayaran. Pernyataan itu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan setelah serangan kelompok Houthi mengganggu arus energi global.

Dilansir Bloomberg, Trump menyampaikan hal tersebut melalui unggahan di media sosial pada Kamis (23/7/2026) waktu setempat.

“Mulai saat ini, setiap kerusakan pada kapal, kargo, atau aset terkait pelayaran akan dibayar menggunakan uang Iran yang berada dalam penguasaan Amerika Serikat,” tulis Trump.

Ia mengakui nilai kerugian yang ditimbulkan kemungkinan sangat besar, namun menilai penggunaan dana Iran merupakan langkah yang adil.

Pernyataan Trump muncul di tengah memanasnya hubungan AS dan Iran. Dalam hampir dua pekan terakhir, kedua negara saling melancarkan serangan yang memperburuk situasi keamanan di Timur Tengah.

Di saat bersamaan, kelompok Houthi yang didukung Iran menyerang dua kapal tanker minyak Arab Saudi. Serangan tersebut memperluas eskalasi konflik, meningkatkan tekanan terhadap rantai pasok energi global, serta memicu kekhawatiran akan terganggunya jalur pelayaran internasional.

Hingga kini, pemerintah AS belum menjelaskan mekanisme penggunaan dana Iran yang dibekukan. Namun, pernyataan Trump dinilai menandai meningkatnya tekanan Washington terhadap Teheran di tengah konflik yang terus berkembang.(*)