MAROS, SULSELONLINE.COM – Pemerintah Kabupaten Maros menargetkan posisi tiga besar perolehan medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) XVIII 2026. Untuk mencapai target tersebut, Maros menyiapkan kontingen berkekuatan 352 atlet yang akan bertanding pada 33 cabang olahraga di Porprov Sulsel 2026.

Kontingen Maros dilepas Bupati Maros, Chaidir Syam, di Taman Kota Turikale, Kabupaten Maros, Rabu malam (28/10/2026). Chaidir Syam juga mengukuhkan Kapolres Maros AKBP Devi Sudjana sebagai Ketua Kontingen Maros.

Porprov Sulsel XVIII 2026 dijadwalkan berlangsung pada 7-14 November 2026 di Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo.

Ketua KONI Kabupaten Maros, Chaerul Syahab, mengatakan jumlah kontingen tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan penyelenggaraan Porprov sebelumnya yang berkekuatan sekitar 200 personel.

Kontingen Maros beranggotakan 352 atlet, 55 pelatih, 32 manajer tim, 27 ofisial, dan enam mekanik. Para atlet akan mengikuti pertandingan pada 33 cabang olahraga.

KONI Maros menargetkan cabang olahraga unggulan dapat menyumbangkan sedikitnya 25 medali emas. Sementara cabang olahraga potensial ditargetkan menyumbangkan sekitar 15 medali emas.

Dengan target tersebut, Maros membidik total kontribusi sekitar 40 medali emas untuk mendukung pencapaian posisi tiga besar klasemen akhir.

Penetapan target tersebut dilakukan berdasarkan evaluasi hasil Pra-Porprov 2025 serta pemetaan potensi masing-masing cabang olahraga.

Para atlet Maros telah menjalani pemusatan latihan selama kurang lebih dua bulan. Persiapan meliputi peningkatan kondisi fisik, pemantapan strategi, dan penguatan mental bertanding.

Saat ini, seluruh kontingen memasuki tahap akhir persiapan sebelum bertolak ke lokasi pertandingan.

Selain persiapan teknis, anggota kontingen juga mendapatkan perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Bupati Maros Chaidir Syam meminta seluruh atlet menjaga semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan memberikan kemampuan terbaik selama pertandingan.

Pemerintah Kabupaten Maros juga menjanjikan bonus bagi atlet yang berhasil meraih medali sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang dicapai.

Kegiatan pengukuhan dan pelepasan kontingen tersebut turut dihadiri jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), pejabat pemerintah daerah, pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), tokoh olahraga, serta masyarakat.(lim)