Makassar, 13 Juli 2025 – Komisi D DPRD Kota Makassar menyoroti rendahnya realisasi anggaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) hingga triwulan kedua 2025, yang baru mencapai sekitar 10%. Angka ini dinilai dapat menghambat program prioritas, termasuk pengembangan kawasan Karebosi.
Ketua Komisi D, Ari Ashari Ilham, mendesak Dispora mempercepat pelaksanaan program agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat. “Serapan anggaran masih rendah. Kami harap Dispora segera tingkatkan kinerja agar program sesuai target,” ujarnya, Minggu (13/7).
Ari menegaskan pentingnya percepatan anggaran, terutama untuk proyek yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti revitalisasi fasilitas olahraga. Salah satu proyek prioritas adalah pengembangan kawasan Karebosi, yang memiliki alokasi anggaran besar dan dampak strategis bagi kota.
“Proyek Karebosi harus segera dilanjutkan karena manfaatnya besar bagi warga,” kata Ari. Proyek ini sempat tertunda akibat kendala teknis, termasuk kegagalan kontraktor sebelumnya dan pemeriksaan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). “Pemeriksaan BPKP sudah selesai, sehingga tidak ada alasan untuk menunda pelaksanaan,” tambahnya.
Komisi D mendorong Dispora segera memulai kembali tahapan proyek di lapangan. Menurut Ari, keberlanjutan proyek Karebosi akan meningkatkan kualitas pelayanan publik, optimalisasi ruang kota, dan kebugaran masyarakat. “Karebosi adalah ruang publik ikonik di Makassar. Jika dikerjakan segera, manfaatnya akan cepat dirasakan,” ujarnya.
Komisi D berkomitmen mengawasi dan memberikan masukan konstruktif kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memastikan pembangunan yang efektif dan akuntabel. “Kami terbuka untuk komunikasi agar Dispora dan OPD lain lebih responsif demi pelayanan publik yang optimal,” tutup Ari.(*)

Tinggalkan Balasan