SULSELONLINE.COM – Peta politik Sulawesi Selatan kembali bergejolak. Dua tokoh perempuan Gowa yang pernah berhadapan sengit di Pilkada, Irmawati Haeruddin dan Husniah Talenrang, kini memilih bergandengan tangan di bawah bendera Partai Amanat Nasional (PAN).

Irmawati, mantan calon Wakil Bupati Gowa, secara resmi masuk PAN dan langsung mendapat posisi strategis di kepengurusan DPW PAN Sulsel. Langkah ini dinilai sebagai manuver politik cerdas sekaligus simbol rekonsiliasi dua kekuatan lokal yang sebelumnya berseberangan.

Keduanya terlihat bersama di Kantor DPP PAN Jakarta, Senin (22/9/2025), didampingi Sekretaris DPW PAN Sulsel, Chaidir Syam. Kehadiran mereka menandai babak baru politik Sulsel: persaingan tajam bisa bertransformasi menjadi kolaborasi demi kepentingan partai dan masyarakat.

Irma menegaskan loyalitasnya untuk mendukung kepemimpinan Husniah Talenrang di PAN Sulsel. Sebaliknya, Husniah menyambut terbuka kehadiran Irma yang diyakini akan memperkuat struktur dan pengaruh PAN di tingkat daerah.

Bersatunya dua srikandi politik ini diyakini menjadi energi baru bagi PAN Sulsel. Dengan pengalaman Irma di legislatif serta kiprah Husniah dalam mengonsolidasikan partai, kolaborasi keduanya dipandang sebagai momentum penting menghadapi dinamika politik mendatang.

Irmawati sendiri bukan figur baru di panggung politik. Politikus berusia 42 tahun asal Gowa itu sudah tiga periode duduk di DPRD sejak 2009. Lulusan Universitas Muslim Indonesia ini pernah berkarier di Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) hingga Partai Golkar, sebelum akhirnya berlabuh di PAN.

Dengan latar belakang panjang di parlemen dan pengalaman lintas partai, kehadiran Irma di PAN disebut-sebut akan menambah daya tawar partai dalam kancah politik lokal maupun regional. Bersama Husniah, ia dipandang siap menggerakkan mesin partai untuk merebut simpati publik di Sulawesi Selatan.(*)