MAROS – Sebanyak 13 atlet karate Kabupaten Maros mengikuti ajang kualifikasi atau pra Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026 di Makassar. Pelepasan kontingen dipimpin Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, di Lapangan Pallantikang, Senin (6/10/2025).
Selain 13 atlet, turut berangkat 12 pelatih dan ofisial yang akan mendampingi selama pra Porprov berlangsung. Dalam arahannya, Muetazim berpesan agar para atlet menjaga semangat juang, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas di setiap pertandingan.
Ia berharap para atlet dapat menampilkan kemampuan terbaik dan membawa nama baik Kabupaten Maros di tingkat provinsi. Tahun ini, Maros menargetkan finis di posisi lima besar pada ajang lima tahunan tersebut, meningkat dari capaian sebelumnya di posisi sembilan besar.
“Kita berharap para atlet tampil maksimal, menjunjung tinggi sportivitas, dan tentu saja bisa lolos ke Porprov. Target kita masuk lima besar,” ujarnya.
Muetazim mengakui target itu cukup ambisius, namun tetap realistis dengan persiapan yang lebih matang serta dukungan dari berbagai pihak. “Tahun ini kita ingin membuktikan bahwa atlet Maros mampu bersaing dan naik peringkat,” tegasnya. Ia juga meminta ofisial dan pelatih terus memberikan dukungan moral serta motivasi kepada atlet selama kompetisi.
Sementara itu, Sekretaris KONI Kabupaten Maros, Chaerul Syahab, menyampaikan perkembangan menggembirakan terkait cabang olahraga (cabor) yang lolos ke Porprov Sulsel 2026. Hingga saat ini, sudah ada 18 cabor dari Maros yang dipastikan lolos.
“Di antaranya sepak bola, renang, atletik, esport, bridge, tenis meja, biliar, panahan, dan muaythai,” sebut Chaerul.
Selain itu, cabor lain yang juga lolos antara lain petanque, dancesport, bulutangkis, tenis lapangan, catur, kempo, judo, dan balap motor. Masih ada 14 cabor lain yang akan mengikuti pra Porprov dalam waktu dekat, seperti futsal, basket, bola voli, anggar, tinju, dayung, pencak silat, taekwondo, berkuda, senam, sepak takraw, binaraga, yongmodo, dan panjat tebing.
Chaerul menambahkan, KONI Maros tahun ini mendapat dukungan dana hibah sebesar Rp2 miliar dari Pemerintah Kabupaten Maros. Dana tersebut digunakan untuk persiapan pra Porprov, pembinaan atlet dan pelatih, operasional sekretariat, serta peningkatan kualitas pelatih.
“Dana hibah ini kami manfaatkan untuk mendukung pembinaan prestasi atlet agar lebih siap menghadapi kompetisi mendatang,” ungkap Chaerul.(*)

Tinggalkan Balasan