MAROS – Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Kabupaten Maros 2025 mulai mengerucut. Panitia mengumumkan hasil uji kompetensi, penilaian makalah, dan wawancara akhir terhadap 30 peserta dari berbagai OPD. Pengumuman tersebut ditandatangani Sekda Maros selaku ketua panitia seleksi, Andi Davied Syamsuddin.
Dalam dokumen sembilan halaman, tercantum nilai kompetensi seluruh peserta serta hasil makalah dan wawancara sesuai formasi yang dilamar. Herwan, Kepala Bagian Pemerintahan, meraih nilai kompetensi tertinggi dengan 93,75, disusul Frans Johan dari Satpol PP dan Wempi Sumarlin dari Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, masing-masing dengan skor 90,97.
Pada penilaian makalah, Abbas Maskur unggul di dua formasi sekaligus. Ia memperoleh 87,60 untuk jabatan Kepala Badan Kesbangpol dan 90,60 pada formasi Dinas Perhubungan. Syamsuddin mencatat nilai tertinggi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan 91,20, sedangkan Andi Irfan Paharuddin memimpin di Dinas Lingkungan Hidup dengan 89,60. Formasi Sekretaris DPRD dipimpin Sukartono (90,80), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan oleh Andi Wandi Bangsawan Putra Patabai (90,00), dan Dinas Perikanan oleh Muhisal (90,27). Di Badan Keuangan dan Aset Daerah, Wempi Sumarlin mencatat 90,53, sementara Muhammad Aris unggul di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB dengan 92,00. Pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, nilai tertinggi diraih Jamaluddin (90,20).
Tahap wawancara akhir kembali menunjukkan persaingan ketat. Kamaluddin Syam mencatat nilai tertinggi pada formasi Kesbangpol dan Dinas Perhubungan dengan 91,01. Syamsuddin unggul di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (91,54), sementara Andi Wandi Bangsawan Putra Patabai mencatat nilai tertinggi di Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (masing-masing 91,74). Untuk Sekretaris DPRD, nilai terbaik diraih Andi Irfan Paharuddin dengan 91,27. Di Dinas Perikanan serta Pertanian dan Ketahanan Pangan, Jamaluddin kembali menjadi yang tertinggi dengan 92,58. Pada Badan Keuangan dan Aset Daerah, Muhisal unggul dengan 87,43. Untuk formasi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB, nilai tertinggi kembali dicatat Syamsuddin dengan 91,54.
Ketua Sekretariat Seleksi Terbuka, Andi Sri Wahyuni AB, menyampaikan bahwa tahap berikutnya adalah penetapan tiga besar di tiap formasi. “Pengumuman tiga besar dari masing-masing OPD,” ujarnya, Kamis (4/12/2025). Peserta yang lolos tiga besar akan mengikuti wawancara langsung dengan Bupati dan Wakil Bupati sebagai penentuan akhir. “Sementara wawancara Bupati dan Wabup adalah tahap akhir,” tambahnya.
Bupati Maros, Chaidir Syam, menegaskan seleksi dilakukan secara profesional dan transparan. Ia juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan terkait peserta yang lolos administrasi maupun rekam jejaknya. “Saya juga akan melakukan sesi wawancara langsung dengan para peserta yang lolos ke tahap akhir seleksi,” tutupnya.
Hasil Penilaian
1. Penilaian Uji Kompetensi
Uji kompetensi mengukur kemampuan manajerial, teknis, dan sosial kultural peserta. Tiga nilai tertinggi adalah:
* Herwan – Kepala Bagian Pemerintahan, skor 93,75 (tertinggi).
* Frans Johan – Sekretaris Satpol PP, skor 90,97.
* Wempi Sumarlin – Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, skor 90,97.
Ketiganya menunjukkan pemahaman kuat terhadap manajemen dan analisis kebijakan.
2. Penilaian Makalah
Bagian ini menilai kemampuan peserta memahami isu strategis sesuai formasi dan merumuskan solusi.
a. Badan Kesbangpol
* Abbas Maskur, nilai 87,60.
b. Dinas Perhubungan
* Abbas Maskur, nilai 90,60. Ia kembali unggul di formasi ini.
c. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
* Syamsuddin, nilai 91,20.
d. Dinas Lingkungan Hidup
* Andi Irfan Paharuddin, nilai 89,60.
e. Sekretariat DPRD
* Sukartono, nilai 90,80.
f. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
* Andi Wandi Bangsawan Putra Patabai, nilai 90,00.
g. Dinas Perikanan
* Muhisal, nilai 90,27.
h. Badan Keuangan dan Aset Daerah
* Wempi Sumarlin, nilai 90,53.
i. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB
* Muhammad Aris, nilai 92,00 (salah satu nilai tertinggi di seluruh formasi).
j. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
* Jamaluddin, nilai 90,20.
3. Penilaian Wawancara Akhir
Tahap wawancara menilai integritas, visi jabatan, komunikasi, serta kemampuan kepemimpinan.
a. Badan Kesbangpol
* Kamaluddin Syam, skor 91,01.
b. Dinas Perhubungan
* Kamaluddin Syam, skor 91,01.
c. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
* Syamsuddin, skor 91,54.
d. Dinas Lingkungan Hidup
* Andi Wandi Bangsawan Putra Patabai, skor 91,74.
e. Sekretariat DPRD
* Andi Irfan Paharuddin, skor 91,27.
f. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
* Andi Wandi Bangsawan Putra Patabai, skor 91,74.
g. Dinas Perikanan
* Jamaluddin, skor 92,58 (nilai wawancara tertinggi dari semua peserta).
h. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
* Jamaluddin, skor 92,58.
i. Badan Keuangan dan Aset Daerah
* Muhisal, skor 87,43.
j. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB
* Syamsuddin, skor 91,54.
4. Ringkasan
* Peserta yang tampil konsisten unggul di beberapa formasi: Jamaluddin, Syamsuddin, Andi Wandi Bangsawan Putra Patabai, dan Abbas Maskur.
* Nilai tertinggi tiap komponen:
* Uji kompetensi: Herwan (93,75)
* Makalah: Muhammad Aris (92,00)
* Wawancara: Jamaluddin (92,58)
* Langkah berikutnya: Penetapan tiga besar di setiap formasi sebelum wawancara final bersama Bupati dan Wakil Bupati Maros.(*)

Tinggalkan Balasan