SULSELONLINE.COM – Tim Nasional Indonesia kembali disebut memiliki peluang tampil di Piala Dunia 2026. Isu tersebut mencuat menyusul kabar kemungkinan mundurnya Timnas Iran dari ajang Piala Dunia yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Kabar mengenai potensi mundurnya Iran beredar luas di media sosial dan sejumlah media internasional, seiring memanasnya situasi politik dan keamanan di negara tersebut. Isu ini pun menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola Asia.

Situasi di Iran disebut tengah mendapat sorotan dunia internasional, menyusul laporan mengenai tindakan represif aparat terhadap demonstran. Kondisi ini memicu spekulasi bahwa Iran berpotensi menghadapi tekanan global yang dapat berdampak pada keikutsertaannya di Piala Dunia 2026.

Mengutip laporan media Iran, Iran Wire, sejumlah petinggi olahraga dan Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) dikabarkan tengah mempertimbangkan opsi mundur dari Piala Dunia 2026. Disebutkan pula bahwa jika keputusan tersebut diambil secara sukarela, Iran berpotensi tidak dikenai sanksi berat oleh FIFA.

Tampil di Piala Dunia 2026 yang salah satu tuan rumahnya adalah Amerika Serikat dinilai sebagai situasi dilematis bagi Iran. Selain hubungan politik yang tidak harmonis, pada Juni 2025 pemerintah Amerika Serikat juga memberlakukan larangan masuk bagi warga dari 12 negara, termasuk Iran.

Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran akan potensi penolakan publik dan aksi protes saat Timnas Iran bertanding di Amerika Serikat.

Jika Iran benar-benar mundur atau dicoret FIFA, muncul pertanyaan mengenai negara yang berpeluang menggantikan posisinya. Media Inggris *Sportbible* menyebut terdapat dua negara Asia yang dinilai paling memungkinkan menjadi pengganti.

Uni Emirat Arab (UEA) menjadi salah satu kandidat terkuat karena memiliki peringkat FIFA tertinggi di antara negara-negara Asia yang gagal lolos langsung ke Piala Dunia 2026. Saat ini, UEA berada di peringkat 68 dunia.

Selain itu, Irak juga disebut dalam skenario pengganti. Irak dijadwalkan tampil di babak playoff antarkonfederasi pada Maret 2026. Jika Irak nantinya diberi slot lolos otomatis, maka posisi mereka di babak playoff dapat diisi oleh UEA, yang sebelumnya disingkirkan Irak pada babak kelima Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Dengan skenario tersebut, peluang Timnas Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2026 dinilai sangat kecil. Secara realistis, posisi Indonesia tidak masuk dalam prioritas utama pengganti berdasarkan peringkat FIFA maupun capaian kualifikasi.

Jika wacana ini benar-benar terjadi, Timnas Indonesia diperkirakan harus kembali menatap peluang di Piala Dunia 2030 sebagai target realistis berikutnya.(*)