SULSELONLINE.COM – Survei Parameter Publik Indonesia (PPI) menunjukkan tingkat pengetahuan warga terhadap program sambungan PDAM gratis masih rendah. Sebanyak 36,8 persen responden tidak mengetahui program tersebut, 28,3 persen kurang tahu. Hanya 32 persen yang tahu dan 2,8 persen sangat tahu.
Ketua Komisi B DPRD Makassar, Ismail, menilai program Perusahaan Daerah Air Minum Kota Makassar (PDAM) telah berjalan baik selama setahun terakhir. Namun, hasil survei menjadi evaluasi untuk memperkuat sosialisasi.
Ia mengaku telah menggandeng PDAM dalam delapan titik reses guna menjelaskan syarat dan mekanisme program, yang menyasar masyarakat berpenghasilan rendah. Wilayah utara Makassar menjadi prioritas karena kebutuhan air bersih masih tinggi.
Komisi B berencana memanggil direksi PDAM sebelum atau sesudah Lebaran untuk membahas penguatan sosialisasi.
Direktur PPI, Ras MD, menyebut tingkat pengetahuan publik belum menyentuh 40 persen. Meski demikian, 57,9 persen responden menyatakan puas, terdiri atas 11 persen sangat puas dan 46,9 persen cukup puas.
Sebanyak 20,6 persen kurang puas, 5,7 persen tidak puas, dan 15,8 persen tidak menjawab. “Publik masih menyambut positif, namun ada aspek teknis yang perlu dibenahi,” ujar Ras. (*)

Tinggalkan Balasan