MAKASSAR — Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar menggelar patroli terpadu penertiban penginapan, wisma, dan hotel pada Sabtu (31/10/2026) malam. Dalam operasi tersebut, tim gabungan menjaring sebanyak 47 orang dari sejumlah lokasi penertiban.

Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, menjelaskan bahwa operasi ini menyasar kelompok wanita tuna susila (WTS/PSK), waria, hingga pasangan tidak resmi yang berada di penginapan.

Berdasarkan hasil pendataan dan asesmen awal, petugas menemukan tujuh wanita kategori WTS dan dua orang yang teridentifikasi sebagai mucikari. Selain itu, petugas juga mengamankan 38 orang yang tidak teridentifikasi sebagai pasangan suami-istri sah serta warga dalam kategori tuna susila lainnya.

“Penjangkauan ini kami lakukan dengan mengedepankan pendekatan yang humanis. Patroli ini tidak semata-mata berorientasi pada penertiban, tetapi juga upaya penjangkauan dan pendampingan sosial,” ujar Andi Bukti, Minggu (1/11/2026).

Andi Bukti menambahkan, setiap warga yang terjaring akan menjalani pemeriksaan data dan asesmen mendalam untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya, baik berupa pembinaan sosial maupun pendampingan keluarga.

Bagi warga yang terbukti masuk kategori WTS dan tuna susila, Dinsos Makassar merujuk mereka ke Pusat Pelayanan Sosial Karya Wanita (PPSKW) Mattirodeceng. Di lembaga rehabilitasi sosial tersebut, mereka akan menerima bimbingan mental, spiritual, serta pelatihan keterampilan.

Sementara itu, untuk 38 orang yang terjaring tanpa status ikatan pernikahan, pihak Dinsos akan memanggil pihak keluarga masing-masing.

“Langkah pemanggilan ini dilakukan agar keluarga terlibat langsung dalam proses pengawasan dan pendampingan pascapenjangkauan,” jelasnya.

Selain penertiban dan pembinaan moral, patroli terpadu ini juga difokuskan pada upaya pencegahan penyebaran HIV/AIDS melalui pemberian edukasi serta pemeriksaan layanan kesehatan bagi warga terjangkau.

Patroli terpadu ini melibatkan personil gabungan dari Polrestabes Makassar, Kodim 1408/BS-MKS, Satpol PP, Kesbangpol, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA), serta perangkat daerah terkait. Kegiatan diawali dengan apel bersama di Balai Kota Makassar yang dipimpin langsung oleh Andi Bukti, didampingi Sekretaris Dinsos I Nyoman Aria, Kabid Rehabilitasi Sosial Muh Zuhur, dan Kepala UPT RPTC Masri.(*)