SULSELONLINE.COM – Haris (42) warga Kelurahan Bajeng, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, viral karena mengonsumsi semen untuk menambah kekuatannya sebagai buruh pengangkut semen di sebuah toko bahan bangunan di Takalar.
Nama lengkapnya adalah Haris Daeng Ngalle, seorang ayah dengan 3 anak dan satu istri. Ia bekerja di sebuah toko di Kelurahan Mangadu, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar.
Haris kerap disapa Rumbu oleh teman-temannya karena badanya sering berdebu seperti asap ketika sedang mengangkut semen atau ketika menyapu gudang semen.
Di Takalar, ia kerap disebut manusia semen karena kebiasaan nyelenehnya memakan semen yang tidak dapat dilakukan manusia normal.
Haris alias Rumbu kerap mengaduk cairan semen di dalam gelas untuk diminumnya.
Mengutp tvOnenews.com, Haris mengaku sudah menjadi buruh panggul selama 20 tahun, namun untuk mengonsumsi semen baru 3 tahun ia lakukan.
“Saya sudah 20 tahun jadi buruh panggul, tapi kalau mengonsumsi semen baru berjalan 3 tahun,” jelasnya.
Haris menceritakan bagaimana awal mula ia bisa mengonsumsi semen.
Kata Haris, pertama kali ia memakan dan meminum semen bermula saat dirinya terkunci di gudang semen di sebuah toko bangunan.
Debu semen di dalam gudang itu terhirup Haris hingga ia sesak nafas, bahkan nyaris membuatnya pingsan.
“Saya terkunci didalam gudang semen, saat itu saya menyapu semen, terus teman-teman tidak tahu kalau saya ada di dalam gudang,” kata Haris.
“Teman saya baru tau kalau saya terkunci didalam gudang semen setelah pukul 13.00 wita, teman saya masuk ke gudang mengambil semen,” sambungnya.
Karena kondisi sesak nafas dan nyaris pingsan karena menghirup debu semen, Haris kemudian berdoa kepada Yang Maha Kuasa agar mendapat pertolongan.
“Karena kondisi saya sudah tidak berdaya, lemas akibat terlalu banyak menghirup debu semen, saya kemudian berdoa kepada Allah SWT agar bisa menyatu dengan semen,” katanya.
Ia lalu selamat. Sekitar 6 hari kemudian ia mencoba mengkonsumsi semen, dengan cara mencampur segelas semen dengan air di gelas kemudian ia minum.
Usai mengkonsumsi semen, Haris mengaku tidak mengalami sakit sampai detik ini, malahan Haris mengaku justru bersemangat jika sudah mengkonsumsi semen saat bekerja memanggul semen yang beratnya mencapai 180 kilo atau 4 sak semen sekali angkut.
Haris menghimbau aksinya mengkonsumsi semen tidak ditiru masyarakat luas.
“Saya menghimbau agar aksi yang saya lakukan dengan memakan semen ini tidak ditiru oleh masyarakat luas. Karena aksi ini berbahaya bagi orang yang tidak memiliki keahlian atau kemampuan khusus,” himbau Haris dengan tegas.
Haris berjanji mencoba menghilangkan kebiasaan buruknya itu setelah viral di jagat maya.
Menurutnya hanya akan menjadi contoh yang buruk terutama bagi anak-anak yang menonton videonya yang kini viral.
Sebagai buruh panggul semen, sehari ia bergaji Rp 80 ribu.
“Kalau seminggu itu saya terima gaji sebanyak Rp. 480 ribu. Karena per-harinya cuma digaji Rp. 80 ribu,” bebernya. (*)

Tinggalkan Balasan