SULSELONLINE.COM – Panitia Jalan Gembira Bersama Anies-Cak Imin mengklaim peserta menca[pai 1 juta orang. Peserta berasal dari seluruh Sulsel.
Pada jalan santai itu, bakal calon presiden (bacapres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan, mengatakan tak perlu atraksi pesawat tempur untuk menghadirkan jutaan warga Sulsel di acara Jalan Gembira Bersama Anies-Cak Imin.
Ungkapan itu dilontarkan Anies dalam orasinya dari atas jembatan penyeberangan di hadapan peserta jalan gembira yang memadati Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Minggu (24/9/23) pagi.
Sebelumnya Jalan Sehat Anti Mager yang digelar Pemprov Sulsel di Makassar pada Minggu (6/8/2023), dan dihadiri Menteri Pertahanan yang juga bacapres Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo Subianto.
Jalan Sehat Anti Mager di lokasi sama ini diwarnai atraksi dua pesawat Sukhoi yang terbang rendah di atas peserta jalan sehat.
Panitia Jalan Sehat Anti Mager Pemprov Sulsel bersama Prabowo mengklaim jumlah peserta sebanyak 450 ribu orang.
Sementara panitia Jalan Gembira Bersama Anies-Cak Imin mengklaim jumlah warga yang menghadiri kegiatan kemarin tembus 1 juta orang.
Anies Baswedan menegaskan, dia dan Cak Imin yang juga hadir di acara jalan gembira ini, enggan menampilkan atraksi (Sukhoi) semacam itu dalam momen hajatan politik.
“Yang berkumpul di sini, tidak perlu pakai pesawat yang lewat di atas kita. Tetapi kita bisa berkumpul, menunjukkan lebih banyak warga yang datang untuk mengirimkan pesan bagi seluruh Indonesia,” kata Anies Baswedan.
Anies mengklaim, jutaan masyarakat Sulsel menginginkan perubahan untuk Indonesia yang lebih baik dan makmur.
“Kehadiran satu juta masyarakat Sulsel adalah fakta bahwa masyarakat Sulsel menginginkan perubahan,” tegas mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Sementara Cak Imin dalam orasinya menyampaikan, dia ingin mengubah nasib Indonesia di masa yang akan datang.
Ia menyebut, masyarakat Sulsel, khususnya Makassar menginginkan perubahan.
“Hari ini kita melihat keinginan besar bangsa kita, tidak boleh kita berhenti, tetapi kita harus berubah ke arah yang lebih makmur dan sejahtera,” ucapnya.
“(Pilpres) 2024, insya Allah saya bersama Mas Anies Baswedan akan mengubah Indonesia menjadi lebih adil dan makmur,” tandasnya.
Klaim Panitia
Ketua Panitia Jalan Gembira Bersama Anies-Cak Imin, Tamsil Linrung mengklaim jumlah peserta lebih dari satu juta orang.
“Kalkulasi sangat jelas. Nasdem, PKB, PKS dan relawan totalnya lebih dari satu juta dan hari ini terlihat jelas di lapangan,” kata anggota DPD RI ini.
Ketua Umum Konfederasi Nasional Relawan Anies (Korean) yang menjadi penanggung jawab seluruh kegiatan Anies Baswedan di Sulsel, Muhammad Ramli Rahim, mengaku sempat khawatir jumlah peserta jalan gembira tidak sesuai perkiraan.
“Sejujurnya kami sempat khawatir. Meskipun kupon tersalur lebih satu juta lembar, tapi kami tetap khawatir (peserta tidak datang) karena tekanan sempat kami rasakan,” katanya.
“Tapi hari ini semua kekhawatiran hilang, kita sukses mencatat sejarah baru. Satu juta warga mengikuti jalan gembira,” kata Ramli yang juga Komandan 259 Simpul Relawan Anies seluruh Indonesia.
Mengutip Tribun dari atas jembatan penyeberangan Jl Jenderal Sudirman depan Monumen Mandala, lautan massa membuat tak sedikit pun aspal terlihat dari atas jembatan penyeberangan yang dijadikan panggung kegiatan.
Parkiran Rumah Sakit Pelamonia dan area Monumen Mandala dijadikan wadah menampung kelebihan massa.
Massa tidak hanya menyemut di Jl Sudirman, namun juga di Jalan Kartini, Jalan Chairul Anwar, Jalan Amanagappa hingga Jalan Ince Nurdin.
Banyaknya peserta membuat pergerakan sangat lambat, bahkan nyaris tak bergerak.(*)

Tinggalkan Balasan