SULSELONLINE.COM — Sejumlah komika menyentil Pesen Prabowo Subianto dengan tagar yang viral, kabur aja dulu. Itu disampaikan melalui video dengan pernyataan satire.

Video tersebut diunggah pelawak tunggal, Yudha Keling. Komika itu, bersama dua temannya menyampaikan sejumlah pernyataan dengan satire.

Salah satunya, mengungkit Prabowo yang pernah ke Yordania. Informasi itu Prabowo unggah sendiri di akun Twitternya pada Februari 2014.

“Pada pertengahan 1998, saya dituduh macam-macam. Karenanya, saya memilih mengasingkan diri ke Yordania,” tulis Prabowo.

Cuitan itu banyak dihubung-hubungkan dengan tagar kabur aja dulu. Cuitan itulah yang dalam video Yudha Keling disentil.

“Kabur aja dulu, orang yang ke Yordania aja balik-balik jadi presiden,” ujar seorang teman Yudha di video itu.

Eks Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono menanggapi hal itu.

“Ini intermeso bagus banget tapi jangan begitu dong hormati Presiden & Wapres yang terpilih secara demokratis,” ucapnya dikutip dari unggahannya di X, Rabu (19/2/2025).

“Kata jokowi ini contoh belum move on. Tolong jangan begitu dong ngeledeknya,” ujarnya mengutip fajar.co.id.

Prabowo Subianto mengasingkan diri ke Yordania pada tahun 1998 setelah jatuhnya pemerintahan Presiden Soeharto. Ia dituduh terlibat dalam penculikan aktivis pro-demokrasi menjelang Reformasi 1998 dan ia bantah.

Saat itu Prabowo menjabat sebagai Pangkostrad (Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat).

Pada Agustus 1998, Dewan Kehormatan Perwira (DKP) TNI menyelidiki peran Prabowo dalam kasus ini dan memberhentikannya dari dinas militer karena dianggap bertanggung jawab atas tindakan anak buahnya. Prabowo memilih meninggalkan Indonesia dan pergi ke Yordania.

Prabowo memiliki hubungan baik dengan Raja Abdullah II dari Yordania, yang merupakan temannya sejak lama. Di Yordania, Prabowo menetap beberapa waktu dan terlibat dalam bisnis, termasuk usaha di bidang pertambangan dan perdagangan.

Prabowo kembali ke Indonesia pada awal 2000-an. Ia kemudian berkiprah di dunia politik, mencalonkan diri dalam berbagai pemilihan presiden dan akhirnya terpilih sebagai Menteri Pertahanan di kabinet Presiden Joko Widodo pada 2019.

Pengasingan Prabowo ke Yordania menjadi bagian dari perjalanan politiknya, yang kemudian membawanya menjadi Presiden Indonesia.(*)