Maros – Bupati Kabupaten Maros, AS Chaidir Syam, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan XIII yang akan digelar pada Juli–Agustus 2025 oleh Universitas Hasanuddin (Unhas) bersama sejumlah perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.
Dalam pertemuan dengan Tim Transdiva Unhas di Kantor Bupati Maros, Kamis (22/5/2025), Chaidir menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Maros menjadi tuan rumah bagi agenda nasional tersebut.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Maros memiliki banyak tempat potensial yang bisa dijadikan lokasi pengabdian dan pembelajaran mahasiswa,” ujar Chaidir dalam siaran pers Unhas, Jumat (23/5/2025).
Kegiatan KKN Kebangsaan ini sebelumnya telah dilaksanakan di berbagai provinsi, termasuk KKN Kebangsaan XII yang digelar di Maluku.
Chaidir turut menyebutkan sejumlah destinasi unggulan Kabupaten Maros yang dapat menjadi lokasi KKN tematik, seperti Rammang-Rammang, Kawasan Karst Maros, situs kerangka manusia purba Besse, hingga Leang Karampuang yang baru-baru ini diidentifikasi memiliki lukisan gua tertua di dunia.
“Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi mahasiswa dari berbagai provinsi yang akan berpartisipasi dalam KKN Kebangsaan,” tambahnya.
Sementara itu, Kasubdit KKN Unhas, Syarifuddin, menjelaskan bahwa program ini akan melibatkan mahasiswa pilihan dari berbagai perguruan tinggi yang aktif dalam organisasi kepemudaan.
“KKN ini menjadi bagian dari upaya mencetak generasi pemimpin masa depan Indonesia,” katanya.
Pertemuan tersebut ditutup dengan refleksi dari Dr Hasrullah, inisiator KKN Kebangsaan, yang menyampaikan harapan agar program tahun ini memberikan dampak nyata bagi mahasiswa sekaligus kontribusi positif terhadap kemajuan masyarakat Kabupaten Maros.
“Kami berharap KKN Kebangsaan XIII tidak hanya menjadi ajang pengabdian, tetapi juga membawa transformasi sosial dan budaya bagi wilayah yang menjadi lokasi,” tuturnya.
Catatan: KKN Kebangsaan merupakan program kolaboratif tahunan yang melibatkan mahasiswa dari berbagai provinsi untuk mengabdi di daerah terpilih. Program ini bertujuan memperkuat semangat kebangsaan, memperluas wawasan kebudayaan, serta meningkatkan peran aktif mahasiswa dalam pembangunan berbasis masyarakat.(*)

Tinggalkan Balasan