MAROS — Bupati Maros, Chaidir Syam, bersama Dewan Pendidikan meluncurkan Program Beasiswa Kedinasan Expo Maros 2025 di Gedung Creative Center Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Maros, akhir pekan lalu.
Chaidir menyambut positif inisiatif tersebut karena dinilai membuka peluang bagi lulusan SMA di Maros untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah-sekolah kedinasan bergengsi seperti IPDN dan STAN.
“Animo siswa Maros terhadap sekolah kedinasan sangat tinggi. Dengan program ini, di tahun kedua pelaksanaannya, kita berharap lebih banyak putra-putri Maros yang lolos seleksi,” ujarnya.
Program ini akan membekali peserta dengan tryout, bimbingan belajar, webinar, dan seminar sebagai persiapan menghadapi seleksi nasional sekolah kedinasan.
Chaidir berharap program ini menjadi batu loncatan bagi generasi muda Maros agar lebih siap bersaing, serta mampu berkontribusi sebagai abdi negara di masa depan.
Founder Ruang Kedinasan Indonesia, Muh Aminuddin, menjelaskan bahwa program ini adalah bentuk nyata komitmen mereka untuk mendukung generasi muda di Butta Salewangang agar bisa mengakses pendidikan kedinasan unggulan tanpa hambatan biaya.
“Beasiswa ini mencakup pembinaan intensif, modul belajar, tryout rutin, hingga pendampingan personal. Semua dirancang agar siswa bisa lolos seleksi dengan hasil terbaik,” terang Aminuddin.
Ia berharap program ini menjadi awal lahirnya calon ASN masa depan yang berintegritas, kompeten, dan berdedikasi.
Saat ini, Program Beasiswa Ruang Kedinasan baru berjalan di Papua, Kabupaten Maros, serta beberapa event di Jakarta, dan dirancang sebagai pilot project untuk daerah lain pada tahun-tahun mendatang.
Pihak Ruang Kedinasan Indonesia juga akan menggencarkan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan masyarakat, agar semakin banyak talenta muda Maros yang bisa menjangkau sekolah kedinasan secara gratis dan berprestasi.(*)

Tinggalkan Balasan