SULSELONLINE.COM – DPRD Kota Makassar menggelar rapat paripurna pada Jumat, 15 Agustus 2025, di Gedung DPRD Jalan AP Pettarani. Agenda utama rapat adalah penyampaian laporan hasil reses ketiga masa persidangan ketiga tahun sidang 2024–2025.
Juru bicara Dapil Makassar 1, Fahrizal Ar-Rahman Husain, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan untuk membacakan laporan reses. Reses yang digelar 19–21 Juni dan 23–25 Juni 2025 itu mencakup Kecamatan Rappocini, Makassar, dan Ujung Pandang. Aspirasi masyarakat yang dihimpun meliputi perbaikan infrastruktur jalan, penanganan banjir, peningkatan fasilitas pendidikan, serta layanan kesehatan. Masyarakat juga menyoroti sejumlah program pemerintah yang belum terealisasi dan meminta agar segera ditindaklanjuti.
Dari Dapil Makassar 3, juru bicara Idris menyampaikan penolakan warga terhadap rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah di Kecamatan Tamalanrea karena dikhawatirkan menimbulkan dampak lingkungan. Warga juga menuntut peningkatan layanan kebersihan, penambahan armada pengangkut sampah, perbaikan lampu jalan, penutupan lubang jalan, serta kemudahan pengurusan Kartu Indonesia Sehat.
Selain itu, warga berharap pembagian bantuan sosial dilakukan lebih merata, pemasangan CCTV diperluas untuk menekan angka kriminalitas, dan koordinasi lintas instansi ditingkatkan dalam penanganan banjir. Idris menegaskan, seluruh rekomendasi ini diarahkan untuk memperbaiki layanan publik dan meningkatkan rasa aman masyarakat.
Rapat paripurna yang dihadiri anggota DPRD, pejabat eksekutif, serta tamu undangan ini menegaskan bahwa hasil reses dari seluruh dapil akan menjadi acuan program kerja Pemkot Makassar ke depan.(*)

Tinggalkan Balasan