SULSELONLINE.COM – DPP Partai Golkar resmi menunjuk sejumlah nama untuk mengisi kepengurusan sementara DPD I Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) setelah masa jabatan kepengurusan sebelumnya berakhir. Penunjukan tersebut disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Golkar Sulsel, Muhidin M. Said, saat berkunjung ke Makassar.
Muhidin secara langsung menyerahkan susunan kepengurusan sementara itu kepada jajaran DPD I Golkar Sulsel untuk segera ditindaklanjuti. Sejumlah posisi strategis pun diisi oleh kader-kader Golkar Sulsel.
Dalam kepengurusan sementara tersebut, posisi Plt Sekretaris DPD I Golkar Sulsel dipercayakan kepada Rahman Pina, sementara jabatan Plt Bendahara tetap diemban Andi Ina Kartika Sari. Adapun posisi Plt Ketua Harian DPD I Golkar Sulsel dijabat oleh Kadir Halid.
Muhidin mengungkapkan alasan penunjukan Rahman Pina—yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Sulsel—sebagai Plt Sekretaris. Menurutnya, pertimbangan utama adalah faktor usia, mobilitas, serta pemahaman terhadap organisasi.
“Pertimbangannya yang pertama beliau ini masih muda, kedua mobilitasnya sudah tinggi dan memahami masalah ini. Kebetulan saya berdomisili di Jakarta, sehingga saya membutuhkan orang yang mobilitasnya tinggi dan memahami organisasi,” kata Muhidin usai mengumumkan kepengurusan sementara DPD I Golkar Sulsel di Kantor DPD I Golkar Sulsel, Kamis (22/1/2026).
Olehnya itu, Muhidin mengaku membutuhkan sosok seperti Rahman Pina atau RP untuk membantunya menjalankan roda organisasi Golkar di Sulsel selama masa kepengurusan sementara.
Pasca pembentukan kepengurusan Plt ini, Muhidin menegaskan fokus utama pengurus adalah mempersiapkan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel yang diperkirakan akan digelar setelah bulan Ramadhan.
“Agenda kita hari ini adalah mengumumkan hasil penyusunan Plt DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan. Alhamdulillah, kelengkapan pengurus Plt ini akan mempersiapkan musyawarah daerah dan melakukan konsolidasi di daerah-daerah,” ujarnya.
Selain persiapan Musda, dalam waktu dekat kepengurusan Plt DPD I Golkar Sulsel juga akan melakukan kunjungan ke tiga daerah pemilihan (dapil), yakni Dapil Sulsel I, Sulsel II, dan Sulsel III.
Muhidin menjelaskan, kunjungan tersebut akan melibatkan panitia pemenangan pemilu, bidang organisasi, serta para calon legislatif dari masing-masing dapil. Tujuannya agar para kader dan caleg dapat mengenal lebih awal wilayah dan karakteristik daerah pemilihannya.
“Kita harapkan dari situ Golkar Sulsel paling tidak bisa meraup suara maksimal untuk pemenangan Pemilu 2029,” katanya.
Ia merinci, kunjungan dapil akan dimulai pada tanggal 1 untuk Dapil Sulsel I, dilanjutkan tanggal 8 untuk Dapil Sulsel III, dan tanggal 15 untuk Dapil Sulsel II. Setiap kunjungan dijadwalkan berlangsung selama satu hari, diisi dengan dialog bersama pengurus setempat dan ditutup dengan pelaksanaan peringatan Isra Mikraj pada malam harinya.(*)

Tinggalkan Balasan