SULSELONLINE.COM – Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menekankan pentingnya sinergi dan perencanaan berbasis data dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gowa Tahun 2027.

Hal tersebut disampaikan Darmawangsyah saat membuka Forum Konsultasi Publik Penyusunan RKPD Kabupaten Gowa 2027 yang digelar secara virtual di Peace Room Kantor Bupati Gowa, Selasa (10/2). Kegiatan ini dihadiri unsur eksekutif, legislatif, perangkat daerah, serta perwakilan kelompok masyarakat.

Menurut Darmawangsyah, keterlibatan berbagai unsur menunjukkan komitmen bersama dalam membuka ruang partisipasi publik pada setiap tahapan perencanaan pembangunan daerah.

“Kehadiran seluruh stakeholders hari ini menunjukkan komitmen dan kepedulian kita bersama dalam membuka ruang partisipasi yang luas pada setiap tahapan perencanaan pembangunan di Kabupaten Gowa,” ujarnya.

Ia menyebutkan, perencanaan pembangunan daerah membutuhkan sinergi, integrasi, koordinasi, dan kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan. Tantangan pembangunan ke depan dinilai semakin kompleks, mulai dari dinamika perekonomian, tuntutan efisiensi anggaran, hingga kebijakan rekonstruksi efisiensi dari pemerintah pusat yang berdampak pada pengelolaan keuangan daerah.

Darmawangsyah juga menyoroti banyaknya usulan aspirasi masyarakat yang jumlahnya mencapai ribuan. Kondisi ini, kata dia, menuntut pemerintah daerah lebih selektif dan mengedepankan data dalam menentukan prioritas pembangunan.

“Dengan keterbatasan anggaran yang ada, kita harus semakin cermat dan selektif dalam menentukan prioritas pembangunan berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat, serta tetap selaras dengan kebijakan provinsi dan nasional,” tegasnya.

Ia menjelaskan, tantangan pembangunan daerah juga dipengaruhi tingginya jumlah penduduk Kabupaten Gowa yang hingga akhir Desember 2025 tercatat sebanyak 825.369 jiwa dan diproyeksikan terus meningkat. Hal tersebut berdampak pada tingkat pendapatan per kapita dan menuntut strategi pembangunan yang adaptif serta berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Gowa, lanjut Darmawangsyah, terus mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), salah satunya melalui pengembangan sektor pariwisata dan penguatan potensi pendapatan asli daerah.

Ia berharap, penyusunan RKPD 2027 mampu menjawab persoalan strategis daerah secara adaptif dan integratif, dengan kolaborasi lintas sektor yang semakin kuat guna mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Gowa, Sujaddan, menyampaikan bahwa forum konsultasi publik merupakan tahapan penting dalam penyusunan RKPD sekaligus amanat regulasi yang harus dilaksanakan secara partisipatif.

Rancangan awal RKPD 2027, kata dia, disusun dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk memperoleh masukan dan saran konstruktif terkait arah pembangunan daerah.

“Forum ini menjadi ruang komunikasi yang interaktif, multiaktor, dan multisektor dalam menghimpun aspirasi masyarakat agar rencana pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan daerah,” jelas Sujaddan.

Ia menambahkan, penyusunan prioritas pembangunan Kabupaten Gowa akan diselaraskan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Pusat guna menciptakan kesinambungan arah pembangunan.

“Forum ini menjadi ruang kolaborasi untuk menyatukan gagasan dan memastikan prioritas pembangunan daerah selaras dengan kebijakan provinsi dan pusat, sekaligus tetap mengakomodasi kebutuhan masyarakat Kabupaten Gowa,” tutupnya.(*)