SULSELONLINE.COM – Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman tokoh adat Gowa, Andi Syamsuddin A. Idjo Patta Sassu Daeng Mattawang Karaeng Segeri Karaengta Tumabicara Butta, di kawasan BTN Hamzy, Makassar, Selasa (24/3/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Gowa didampingi suaminya, Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Jeneberang, Khaerul Aco. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, sederhana, dan penuh keakraban. Percakapan yang terjalin santai, diselingi canda ringan, mencerminkan hubungan emosional yang erat antara pemerintah daerah dan tokoh adat.

Husniah Talenrang menyampaikan bahwa momentum Hari Raya Idul Fitri dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi, khususnya dengan para tokoh adat dan masyarakat yang memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial budaya.

“Momentum Hari Raya Idul Fitri menjadi waktu yang tepat untuk menjalin silaturahmi serta memperkuat hubungan emosional antara pemerintah dan tokoh adat,” ujarnya.

Ia menegaskan, dalam konteks pembangunan daerah, tokoh adat tidak hanya berperan sebagai penjaga nilai-nilai budaya, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial serta memberikan nasihat dan pertimbangan kultural.

“Momentum lebaran ini kita manfaatkan untuk saling mengunjungi, terutama tokoh masyarakat dan orang tua kita. Ini juga bentuk penghormatan atas jasa-jasa mereka,” tambahnya.

Lebih jauh, kunjungan ini memiliki makna penting sebagai upaya membangun sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat. Dalam tradisi masyarakat Gowa, hubungan antara umara (pemerintah) dan tokoh adat merupakan fondasi utama dalam menjaga harmoni sosial serta keberlanjutan pembangunan berbasis kearifan lokal.

Sebagai kepala daerah, Husniah menekankan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat, terutama tokoh adat yang memiliki legitimasi sosial dan historis di tengah masyarakat.

“Kami berharap silaturahmi yang terjalin dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun Gowa yang semakin maju, dengan semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, khususnya tokoh adat,” jelasnya.

Sementara itu, Andi Syamsuddin A. Idjo menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran Bupati Gowa bukan sekadar agenda formal, melainkan wujud nyata hubungan kekeluargaan yang tetap terjaga.

“Kami menerima kunjungan Ibu Bupati bukan hanya sebagai pemerintah, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga Kerajaan Gowa,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung jalannya pemerintahan daerah, khususnya dalam menjaga nilai-nilai adat dan budaya yang menjadi identitas masyarakat Gowa.

“Pada intinya kami akan terus mendukung pemerintah daerah dan bekerja sama untuk menjaga adat budaya yang ada di Kabupaten Gowa serta menyukseskan program bupati dalam lima tahun ke depan,” pungkasnya.

Kunjungan ini sekaligus mencerminkan pentingnya pendekatan kultural dalam tata kelola pemerintahan daerah, di mana pembangunan tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai tradisi, sejarah, dan kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat.(*)