SULSELONLINE.COM – Bus Trans Sulsel segera memberlakukan tarif berbayar. Mulai 1 April 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi menetapkan tarif layanan transportasi umum tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sulsel, Andi Erwin Terwo, mengatakan tarif umum ditetapkan sebesar Rp4.600, sementara tarif khusus sebesar Rp2.000 per orang untuk satu kali perjalanan.
“Tarif umum Rp4.600, dan tarif khusus Rp2.000,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (31/3/2026).
Tarif khusus diberikan kepada penumpang kategori tertentu, yakni lansia, penyandang disabilitas, serta pelajar dan mahasiswa. Untuk mendapatkan tarif ini, penumpang wajib melakukan pendaftaran sesuai data Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Proses pendaftaran dapat dilakukan secara daring maupun luring. Untuk layanan luring, Dishub Sulsel menyediakan posko terpadu di Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Mall Panakkukang guna membantu proses registrasi.
“Selain verifikasi langsung, kami juga menyiapkan aplikasi. Pendaftaran bisa dilakukan melalui tautan dengan memasukkan data KTP dan persyaratan lainnya untuk memperoleh tarif khusus,” jelasnya.
Adapun metode pembayaran dilakukan secara non-tunai, baik menggunakan kartu uang elektronik (e-money) maupun pemindaian QRIS. Aplikasi layanan dapat diunduh melalui Play Store dengan nama “Trans Sulsel”.
Saat ini, Bus Trans Sulsel melayani tiga koridor utama. Koridor 1 menghubungkan Pelabuhan Galesong di Kabupaten Takalar dengan Mall Panakkukang di Kota Makassar.
Koridor 2 melayani rute dari Kampus Unhas Tamalanrea di Kota Makassar menuju Stasiun Kereta Api di Kabupaten Maros. Sementara Koridor 5 menghubungkan Kampus Unhas Tamalanrea dengan Fakultas Teknik Unhas di Kabupaten Gowa.
Erwin menjelaskan, penetapan tarif baru dilakukan setelah seluruh prosedur, termasuk kesiapan sarana dan prasarana, sistem tiket, serta regulasi pendukung, telah terpenuhi.
“Penetapan tarif baru dilakukan sekarang karena ada beberapa prosedur yang harus disiapkan, termasuk sarana prasarana di dalam bus, sistem ticketing, dan kemudahan regulasi,” katanya.
Selama ini, Bus Trans Sulsel menjadi salah satu moda transportasi favorit, khususnya bagi mahasiswa di Makassar. Kampus Unhas menjadi titik pertemuan utama perjalanan bus.
Salah seorang mahasiswa Unhas, Amelia, mengaku kerap menggunakan layanan tersebut untuk berangkat ke kampus.
“Kalau berbayar baru tahu ini, tapi tidak masalah karena mahasiswa cuma Rp2.000,” ujarnya.
Mahasiswa yang tinggal di sekitar Jalan Andi Tonro itu mengatakan, dirinya biasa menggunakan bus dari Mall Panakkukang menuju kampus. Menurutnya, penggunaan bus jauh lebih hemat dibandingkan moda transportasi lainnya.(*)

Tinggalkan Balasan