SULSELONLINE.COM – Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Makassar dipastikan akan menjadi ajang pertarungan sengit. Agenda yang dijadwalkan berlangsung pada 19 April 2026 itu mulai memunculkan peta rivalitas yang kian mengerucut, dengan empat nama kuat saling berhadap-hadapan memperebutkan kursi Ketua DPC.
Juru Bicara Tim Lima PKB Sulsel, Wawan Mattaliu, mengungkapkan bahwa sejak awal terdapat lima hingga enam kandidat yang masuk dalam radar persaingan. Namun seiring proses seleksi berjalan, hanya empat figur yang dinilai paling berpeluang dan kini menjadi poros utama pertarungan.
“Ada sampai enam, tapi empat yang leading. Ada Pak Ketua, Pak Sek, Basdir, dan Zulhajar,” ujar Wawan, Senin, 6 April 2026.
Empat nama tersebut merepresentasikan dua kutub kekuatan internal partai. Di satu sisi, petahana Fauzi Andi Wawo berupaya mempertahankan pengaruhnya, berhadapan langsung dengan Sekretaris DPC Andi Makmur Burhanuddin yang juga memiliki basis dukungan solid di internal struktur. Sementara itu, Basdir dan Zulhajar hadir sebagai penantang yang berpotensi memecah dominasi dua figur utama, sekaligus menjadi penentu arah akhir pertarungan.
Rivalitas ini dipastikan tidak hanya soal popularitas, tetapi juga akan diuji melalui mekanisme berlapis yang dikendalikan langsung oleh DPP PKB. Nama-nama kandidat nantinya akan disaring dan diumumkan pada hari pelaksanaan Muscab, sebelum melangkah ke tahap krusial berikutnya, yakni Uji Kompetensi dan Kemampuan (UKK).
Wawan menjelaskan, UKK akan menjadi arena pembuktian sesungguhnya bagi para calon. Tahap pertama dilakukan oleh pihak eksternal melalui serangkaian tes, termasuk psikologi, untuk mengukur kapasitas personal. Selanjutnya, DPP PKB akan mengambil alih pada UKK tahap kedua, yang menjadi penentu akhir.
“UKK 1 dilakukan pihak eksternal seperti tes psikologi dan lainnya. UKK 2 oleh DPP. Jadi sepenuhnya penentuan ketua ditetapkan DPP,” tegasnya.
Dengan skema tersebut, pertarungan empat kandidat ini tidak hanya bergantung pada kekuatan dukungan di tingkat lokal, tetapi juga pada kemampuan mereka meyakinkan pusat.
Di sisi lain, persiapan pelaksanaan Muscab terus dimatangkan. Sekretaris DPC PKB Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, memastikan seluruh tahapan menuju 19 April berjalan sesuai rencana.
“Insyaallah 19 April, persiapan sudah mulai dilakukan,” ujarnya.
Muscab PKB tahun ini sendiri digelar serentak di sejumlah daerah, mulai 8 hingga 20 April 2026. Selain Makassar, beberapa DPC lain yang turut melaksanakan agenda serupa antara lain Palopo, Bone, Pinrang, Parepare, dan Bulukumba.
Dengan komposisi kandidat yang relatif berimbang serta mekanisme seleksi berlapis, Muscab PKB Makassar diprediksi menjadi salah satu pertarungan paling menarik—bukan hanya soal siapa yang menang, tetapi juga siapa yang mampu bertahan dalam tekanan rivalitas internal hingga keputusan akhir di tangan DPP.(*)

Tinggalkan Balasan