SULSELONLINE.COM – Universitas Hasanuddin memastikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) tidak akan mengalami kenaikan pada tahun 2026, meski kondisi ekonomi masyarakat dinilai belum sepenuhnya stabil.

Kebijakan ini ditegaskan langsung oleh Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa, sebagai bentuk kepedulian kampus terhadap kemampuan finansial mahasiswa dan keluarganya.

“Kami akan merespons kondisi sosial ekonomi masyarakat Sulsel yang secara umum masih berjuang, sehingga UKT tidak akan kami naikkan,” ujar Prof. Jamaluddin Jompa, Selasa (21/4/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT), momentum penting bagi calon mahasiswa baru.

Menurutnya, persoalan UKT sangat krusial karena berkaitan langsung dengan kemampuan mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan. Meski demikian, Unhas tetap harus menyesuaikan dengan Biaya Kuliah Tunggal (BKT) yang telah ditetapkan untuk setiap program studi.

Ia menegaskan, para pimpinan fakultas dan dekan ditantang untuk tetap menjaga kualitas layanan pendidikan, meskipun tanpa kenaikan UKT.

“BKT tetap menjadi perhatian, sehingga harus dicari kompensasi. Saya tugaskan para dekan agar kualitas pendidikan tetap terjaga dan fasilitas tetap baik,” tambahnya.

Senada dengan itu, Wakil Rektor I Unhas, Muhammad Ruslin, memastikan besaran UKT tahun 2026 tidak berubah dari tahun sebelumnya.

“Sama sekali tidak naik UKT tahun 2026 ini. Masih sama dengan tahun sebelumnya,” tegasnya mengutip tribun-timur.com.

Sebagai bentuk komitmen terhadap akses pendidikan, Unhas juga memberikan porsi besar bagi penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Saat ini, sekitar 37 persen mahasiswa jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) mendapatkan bantuan tersebut.

Dengan kebijakan ini, Unhas berharap seluruh lapisan masyarakat tetap dapat mengakses pendidikan tinggi secara terjangkau.

UKT Mulai Rp500 Ribu, Kedokteran Termahal

Sebagai informasi, Unhas memiliki 15 fakultas dengan beragam program studi. Untuk tahun akademik 2025/2026, program studi dengan UKT tertinggi masih ditempati Pendidikan Kedokteran, dengan besaran hingga Rp41.120.000 per semester.

Lima Program Studi dengan UKT Tertinggi:

  • Pendidikan Kedokteran: Rp500.000 – Rp41.120.000
  • Pendidikan Dokter Gigi: Rp500.000 – Rp41.120.000
  • Fisioterapi: Rp500.000 – Rp39.475.000
  • Kedokteran Hewan: Rp500.000 – Rp37.831.000
  • Ilmu Keperawatan: Rp500.000 – Rp32.665.000

Lima Program Studi dengan UKT Terendah:

  • Sastra Daerah: Rp500.000 – Rp8.841.000
  • Sastra Perancis: Rp500.000 – Rp8.841.000
  • Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok: Rp500.000 – Rp8.841.000
  • Pariwisata: Rp500.000 – Rp8.841.000
  • Administrasi Publik: Rp500.000 – Rp9.225.000

Secara umum, rentang UKT di Unhas dimulai dari Rp500 ribu hingga puluhan juta rupiah per semester, tergantung program studi dan kemampuan ekonomi mahasiswa yang ditentukan melalui sistem pengelompokan UKT.

Kebijakan tidak naiknya UKT ini menjadi angin segar bagi calon mahasiswa, khususnya di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat.