SULSELONLINE.COM – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) meminta Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga dua periode.
Pesan tersebut disampaikan Jokowi kepada jajaran PSI saat menerima kunjungan Ketua DPP PSI Bestari Barus di Solo, Kamis (18/6/2026). Menurut Bestari, Jokowi juga meminta seluruh pihak menjaga keharmonisan dan mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran.
Pernyataan itu mendapat beragam tanggapan dari partai politik.
Partai NasDem menyatakan fokus mengawal pemerintahan Prabowo hingga tuntas. Bendahara Umum NasDem Ahmad Sahroni mengatakan partainya belum membahas Pilpres 2029 dan tetap mengikuti arahan Ketua Umum Surya Paloh untuk mendukung pemerintah.
Partai Demokrat juga mengaku belum membicarakan Pilpres 2029. Sekjen Demokrat Herman Khaeron menilai pernyataan Jokowi merupakan hak pribadi, sementara partainya saat ini fokus menyukseskan program dan Asta Cita Presiden Prabowo.
Dari PKS, Ketua DPP Mardani Ali Sera menilai wajar jika Jokowi menginginkan Prabowo-Gibran melanjutkan kepemimpinan hingga dua periode demi keberlanjutan program. Namun, menurutnya, keputusan tersebut nantinya bergantung pada Prabowo sebagai presiden.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menyebut dukungan Jokowi sekaligus membantah narasi “dua matahari” yang selama ini dikaitkan dengan hubungan Jokowi dan Prabowo. Golkar menegaskan komitmennya mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran dan tetap mendukung Prabowo maju untuk periode kedua.
Sementara itu, Ketua DPP PKB Daniel Johan mengatakan partainya lebih fokus memastikan program pemerintah berjalan baik dan menjawab kebutuhan masyarakat. PKB juga mengaku belum memikirkan kontestasi politik 2029.
Politikus PDI Perjuangan Guntur Romli menegaskan partainya belum membahas Pemilu 2029. Menurutnya, PDIP saat ini lebih fokus bekerja di tengah masyarakat dan menyelesaikan persoalan rakyat.
Senada, Wakil Ketua Umum PAN Saleh Daulay menegaskan PAN tetap loyal mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran hingga akhir masa jabatan. Meski demikian, PAN menilai pembahasan mengenai periode berikutnya masih terlalu dini dan dapat dibicarakan pada waktu yang tepat.
Mayoritas partai menegaskan fokus utama saat ini adalah mendukung dan menyukseskan pemerintahan Prabowo-Gibran, sementara pembahasan terkait Pilpres 2029 dinilai belum menjadi prioritas.(*)

Tinggalkan Balasan