SULSELONLINE.COM – Universitas Negeri Makassar (UNM) menerima mahasiwa baru bagi hafidz Alquran. UNM juga menerima calon mahasiswa yang memiliki prestasi olahraga baik pada level provinsi, nasional dan internasional.

Rektor UNM, Prof. Dr. Ir. H. Husain Syam, M.TP, IPU, Asean Eng, dalam jumpa pers di Gedung Pinisi, Rabu (13/7/2022) menyatakan bahwa khalayak masyarakat luas sangat perlu mengetahui segala perkembangan terkini terkait dengan pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru (maba) di UNM.

“Dan tentu kita percayakan kepada teman-teman media, baik cetak maupun online untuk membantu menyampaikan ke masyarakat,” jelas rektor.

“Kami di UNM sudah bertekad dan memiliki komitmen bersama dalam penerimaan mahasiswa baru dalam setiap tahapan termasuk pada jalur mandiri ini untuk mengakomodir para hafidz Alquran  minimal 15 juz sampai 30 juz hafalan. Tentu kita verifikasi, karena tetap  perlu melihat aspek lain seperti sikap dan lain-lainnya,” kata Prof. Husain Syam.

Lebih lanjut Rektor UNM mengemukakan bahwa yang hebat-hebat memang mesti mendapat perhatian. Apalagi ketika memiliki prestasi nasional.

“Apalagi jika yang bersangkutan betul-betul dalam kategori kondisi miskin, maka kita siap fasilitasi beasiswa KIP meskipun tidak semuanya, karena tetap dilihat kemampuan ekonominya lantaran kuota juga masih terbatas,” tuturnya.

“Bahkan, kita sudah pikirkan bagaimana orang-orang hebat ini paling tidak kita bawa ke UKT rendah, sehingga itulah penghargaan keringanan kepada mereka yang berprestasi sebagai bagian dari berfastabiqul khaerat,” jelasnya.

Karena bagaimanapun juga, kate rektor, mereka ini orang-orang yang mau belajar tapi boleh jadi terbatas kemampuan ekonominya sehingga kita harus hadir untuk mereka semua.

Sebaran peserta per pilihan jalur, ujian tulis UTBK 6640 kursi, prestasi-hafidz 91 kursi, dan prestasi-juara 127 kursi sehingga totalnya sebanyak 6.858 kursi.

“Insya Allah kita rencakan pengumuman pada tanggal 19 Juli untuk jalur mandiri ini dan saya perlu sampaikan bahwa dalam pemantauan kami selama 2 hari, dapat berjalan aman dan lancar,” katanya.

“Perlu ditegaskan bahwa semua peserta punya hak dan peluang yang sama untuk diterima, sepanjang sesuai prosedur dan memiliki hasil yang bagus dan bersaing secara sehat dengan menjunjung tinggi kualitas,” pungkas Prof. Husain Syam kepada awak media. (al)