MAROS — Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros tetap berkomitmen melakukan perbaikan infrastruktur jalan, khususnya akses menuju daerah-daerah pelosok.

Tahun ini, Pemkab Maros fokus melakukan peningkatan infrastruktur jalan di sejumlah kecamatan. Kecamatan Tompobulu menjadi prioritas utama dalam program pembangunan ini. Bupati Maros, Chaidir Syam, mengungkapkan bahwa anggaran terbesar untuk perbaikan jalan tahun ini dialokasikan untuk wilayah tersebut.

“Kenapa anggarannya paling besar, karena memang ada lokasi-lokasi di Tompobulu yang perlu segera dibangun akses jalannya. Utamanya untuk menghubungkan daerah pelosok agar terkoneksi dengan jalan poros kabupaten,” ujar Chaidir, yang juga mantan Ketua DPRD Maros.

Total anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Tompobulu mencapai sekitar Rp 30 miliar. Dengan anggaran tersebut, Pemkab Maros menargetkan pembangunan jalan sepanjang 10 hingga 15 kilometer.

“Dengan anggaran sekitar Rp 30 miliar itu, kita harap bisa membangun sekitar 10 sampai 15 kilometer jalan,” jelasnya.

Adapun beberapa titik yang menjadi prioritas pembangunan di Kecamatan Tompobulu antara lain akses jalan menuju Cindakko, Kampung Bara, Bukit Matinggi, hingga ke wilayah Tanete Bulu.

Pemkab Maros berharap, dengan perbaikan akses jalan ini, mobilitas masyarakat di daerah terpencil dapat meningkat serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. (*)