SULSELONLINE.COM — Green Leadership Forum II digelar oleh Pemprov Sulawesi Selatan di Hotel Four Points by Sheraton Makassar.

Acara ini menghadirkan Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, dan Sekretaris Daerah Sulsel, Jufri Rahman, serta diikuti penerapan kebijakan hijau oleh kepala daerah se-Sulsel, akademisi, NGO, dan masyarakat sipil.

Bupati Maros, Dr. H. A. S. Chaidir Syam, S.IP., MH, hadir secara langsung dalam Forum tersebut. Ia menyerahkan SK Masterplan Integrated Area Development (IAD) Perhutanan Sosial kepada perwakilan pemerintah pusat dan provinsi sebagai bentuk dukungan nyata pada pembangunan rendah karbon dan elan ekologi Sulsel.

Kehadiran Bupati Chaidir Syam menunjukkan bahwa Kabupaten Maros siap menjadi pionir sinergi kebijakan ekologi bersama Pemprov Sulsel dalam pelaksanaan inisiatif Transfer Anggaran berbasis Ekologi (TAKE) di beberapa daerah yang telah diluncurkan melalui forum ini.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, memuji provinsi Sulsel sebagai contoh terbaik dalam penerapan kepemimpinan hijau di tingkat daerah. Menurutnya, Sulsel telah mengintegrasikan mitigasi perubahan iklim dalam perencanaan anggaran dan menerapkan model integrasi lintas sektor yang efektif, dijadikan contoh di Indonesia.

Sementara itu, Sekda Sulsel Jufri Rahman menjelaskan bahwa forum ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan GLF 2022 yang menghasilkan kebijakan TAKE dan Alokasi Anggaran Kelurahan berbasis Ekologi (ALAKE).

Ia menekankan bahwa isu perubahan iklim telah menjadi strategi utama dalam RPJMD Sulsel 2025–2029 yang fokus pada pembangunan rendah karbon dan infrastruktur tangguh bencana.

Sebagai bagian dari forum, kebijakan TAKE telah diluncurkan untuk Kabupaten Sinjai, Jeneponto, dan Bulukumba. Selain itu, tujuh kabupaten dan satu kota mendapat penghargaan atas implementasi Environmental Fiscal Transfer (EFT) dan pengembangan perhutanan sosial berbasis kawasan terpadu.

Kehadiran aktif dan simbolis oleh Bupati Maros: menyerahkan SK Perhutanan Sosial dan menegaskan dukungan kabupaten terhadap program TAKE, menjadikan Maros sebagai contoh dukungan nyata dari pemerintah daerah.

Ini menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan Pemprov Sulsel sangat penting untuk mempercepat laju pembangunan hijau di tingkat provinsi maupun nasional.

Dengan momentum Green Leadership Forum II ini, diharapkan Sulawesi Selatan semakin mantap menuju visi Sulawesi Selatan Maju dan Berkarakter, melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam pembangunan rendah karbon dan ketahanan iklim.(*)