Maros – Sebanyak dua cabang olahraga (cabor) dari Kabupaten Maros, yaitu sepak bola dan berkuda panahan, berhasil lolos ke ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026. Meski sebagian cabor lainnya masih terkendala anggaran, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maros tetap optimistis bisa mencapai target lima besar.

Sekretaris KONI Maros, Chaerul Syahab, menjelaskan bahwa belum semua cabor bisa mengikuti Babak Kualifikasi (BK) Porprov karena terkendala pencairan anggaran dari KONI Sulsel. “Sementara ini baru dua yang lolos. Beberapa cabor belum ikut Pra Porprov karena anggarannya belum keluar,” kata Chaerul.

Namun, semangat para atlet tetap membara. Pada 4 Agustus 2025, KONI Maros memberangkatkan 13 atlet renang ke Kabupaten Gowa untuk mengikuti Pra Porprov zona Gowa. Sebanyak tujuh atlet putra dan enam atlet putri akan berjuang untuk mendapatkan tiket Porprov.

Ketua KONI Maros, Marjan Massree, menegaskan pihaknya tidak hanya fokus pada partisipasi, tetapi juga menargetkan hasil maksimal. “Kita target hasil maksimal di Porprov 2026,” ujar Marjan. Target yang ditetapkan cukup ambisius, yaitu menembus lima besar.

Target ini menjadi tantangan besar bagi Maros, mengingat pada Porprov 2022 di Bulukumba-Sinjai, mereka hanya finis di peringkat kesembilan dengan perolehan 16 emas, 31 perak, dan 31 perunggu.

Untuk mencapai target tersebut, KONI Maros terus memacu semangat atlet dan berharap dukungan anggaran segera cair agar semua cabor bisa ikut BK. “Kalau semua cabor ikut, peluang lolos makin besar,” pungkasnya.(*)