SULSELONLINE.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menyerahkan 238 Surat Keputusan (SK) penugasan pengawas dan kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP Tahun 2026 di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Senin (2/3/2026).

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, meminta seluruh kepala sekolah dan pengawas yang menerima SK berkomitmen menjalankan visi dan misi daerah, khususnya dalam penguatan sektor pendidikan.

“Kami yakin Kepsek yang telah diberikan SK adalah mereka yang siap bekerja dan bertanggung jawab menyelesaikan persoalan pendidikan dari hal terkecil hingga terbesar di sekolah masing-masing, serta siap menghadapi tantangan internal maupun eksternal,” ujarnya.

Ia menyebut capaian sektor pendidikan di Kabupaten Gowa menunjukkan hasil membanggakan. Berdasarkan survei tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah tahun 2025, sektor pendidikan meraih tingkat kepuasan tertinggi sebesar 92,5 persen.

“Ini patut kita syukuri bersama. Artinya pendidikan kita berada di jalur yang baik, namun penguatan kualitas dan pemerataan layanan harus terus dilakukan,” tambahnya.

Penugasan kepala sekolah dan pengawas ini mengacu pada Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah serta SEB Mendikdasmen dan Kepala BKN Nomor 9 Tahun 2025 dan Nomor 5 Tahun 2025 tentang Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian Guru sebagai Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Taufik Mursad, menjelaskan pada tahap pertama telah diserahkan SK kepada 65 orang melalui promosi (8 TK, 20 SD, 37 SMP), 36 orang mutasi, dan 17 orang pemberhentian.

Pada tahap kedua yang diserahkan hari ini berjumlah 238 orang, terdiri atas 5 promosi Kepala TK, 180 promosi Kepala SD, 27 promosi Kepala SMP, 13 promosi pengawas, serta 13 mutasi kepala sekolah.

Selanjutnya, akan dilakukan seleksi lanjutan untuk mengisi 88 kekosongan jabatan kepala sekolah definitif, masing-masing 11 TK, 70 SD, dan 7 SMP. Kekosongan terjadi akibat proses validasi data antara sistem KSPSTK dan Dapodik yang masih berlangsung, serta adanya kepala sekolah yang pensiun atau meninggal dunia di luar jadwal seleksi.

Pada kesempatan tersebut, Taufik juga menyampaikan pembayaran gaji dan tunjangan guru tahun 2025 telah siap dibayarkan. Penyaluran THR dan Gaji 13 sertifikasi serta tambahan penghasilan non-sertifikasi tahun 2024/2025 mencakup 8.434 guru dengan total anggaran sebesar Rp31.226.415.000.

Turut hadir Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, serta sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa.(*)